MAUMERE, FLORESPOS.net-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Jumat (4/9/2026) jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi tektonik magnitudo 7,7 di Pulau Flores mencapai 127 orang.
Selain korban jiwa, gempa yang mengguncang Pulau Flores Sabtu (15/8/2026) pukul 05.48 Wita tersebut mengakibatkan sebanyak 166.829 warga masih bertahan di pengungsian akibat adanya gempa susulan yang masih terjadi.
Berdasarkan data BNPB, korban jiwa terbanyak tercatat di Kabupaten Manggarai sebanyak 51 orang disusul Manggarai Timur sebanyak 40 orang dan Nagekeo berjumlah 20 orang.
Selain itu, jumlah korban meninggal di Kabupaten Sikka dan Ngada masing-masing 6 orang, Ende 3 orang serta kabupaten Manggarai Barat berjumlah 1 orang.
Selain korban meninggal dunia, gempa Flores juga mengakibatkan sebanyak 1.712 orang dilaporkan mengalami luka-luka baik luka berat maupun luka ringan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 12.064 gempa susulan terus terjadi pascagempa utama pada tanggal 15 Agustus 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 36 gempa di antaranya memiliki magnitudo di atas 5,0 dan 172 getaran dirasakan masyarakat sedangkan gempa susulan terbesar tercatat mencapai Magnitudo 6,2 dan yang terkecil Magnitudo 0,9.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










