Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo - FloresPos Net

Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meninjau Posko Pengungsian Korban Gempa Flores di Lapangan Berdikari, Desa Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Rabu (26/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para pengungsi serta kesiapan penanganan di posko berjalan optimal, sekaligus memastikan kesiapsiagaan unsur terkait menjelang kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kabupaten Nagekeo pada hari yang sama.

Dalam kunjungan tersebut, Kabasarnas dan Gubernur NTT menyambangi sejumlah fasilitas di area pengungsian dan berdialog dengan para pengungsi.

Keduanya juga menyapa anak-anak yang mengikuti kegiatan di fasilitas psikososial “Pondok Ceria” yang didirikan oleh Kementerian Sosial sebagai bagian dari upaya memberikan dukungan dan pendampingan bagi anak-anak terdampak bencana.

Baca Juga :  Polres Nagekeo Gelar Apel Pasukan, Laksanakan Operasi Keselamatan Turangga 2026

Kabasarnas menyampaikan bahwa unsur SAR gabungan telah bergerak sejak awal kejadian untuk mendukung penanganan dampak gempa di wilayah Nagekeo.

Personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere telah diterjunkan sejak hari pertama untuk memperkuat kesiapsiagaan serta mendukung proses evakuasi apabila diperlukan.

“Tim Rescue dari Kantor SAR Maumere sudah hadir di Nagekeo sejak hari pertama gempa terjadi. Hingga hari ini, tim terus bersiaga dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Nagekeo untuk mendukung penanganan dampak gempa, khususnya dalam kesiapsiagaan dan proses evakuasi korban,” ujar Kabasarnas di Posko Pengungsian Berdikari.

Baca Juga :  PPK Berjanji Akan Selesaikan Pembangunan Jaringan Air Bersih di Desa Ua Nagekeo

Selain memastikan kesiapan unsur SAR, Kabasarnas dan Gubernur NTT juga berdialog dengan para mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) yang turut terlibat dalam kegiatan pendampingan kemanusiaan di lokasi pengungsian. Keduanya memberikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Peninjauan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Polres Nagekeo. Rombongan transit sekaligus mempersiapkan rangkaian agenda penyambutan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kabupaten Nagekeo.

Kehadiran unsur SAR di lokasi pengungsian menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga, sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak gempa. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 September 2026 - 19:40 WITA

Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih

Berita Terbaru

Advertorial

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 Sep 2026 - 20:11 WITA