Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit - FloresPos Net

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pasca gempa Flores, Sabtu (15/8/2026) ruas jalan Waigete-Galit yang menjadi akses warga empat desa di Kecamatan Mapitara terputus akibat terjadinya longsor.

Warga dari Desa Egon Gahar pun tidak bisa berobat ke Puskesmas Mapitara maupun ke Kantor Camat Mapitara sementara warga 3 desa lainnya yakni Natakoli, Hale dan Hebing pun tidak bisa melewati ruas jalan Waigete-Galit.

“Sejak terjadi gempa, ruas jalan Waigete-Galit tepatnya di Kali Buwer Desa Egon Gahar terjadi longsor. Badan jalan tertutup tanah dan bebatuan berukuran besar,” sebut Alexander Agato Hasulie, anggota DPRD Sikka Partai Nasdem, Selasa (25/8/2026).

Alex sapaannya menjelaskan, alat berat berupa eksavator dan mobil tronton yang akan mengangkut alat berat tidak bisa melewati jalan raya karena ranting kayu menjulur ke badan jalan.

Dampaknya, ruas jalan kabupaten selebar 4 meter tersebut pun menjadi sempit sehingga eksavator masih tertahan di jalan raya sebelum Andalan di kawasan hutan lindung Egon Ilimedo.

“Warga Egon Gahar pun bergotong royong membersihkan jalan dan memangkas ranting-ranting kayu agar mobil tronton yang mengangkut alat berat bisa melewati ruas jalan ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Relawan Ansy-Jane di Ende Siap Kawal Hingga TPS

Alex mengatakan, warga yang bergotong royong pun mendapatkan bantuan beras kerja dari Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Julie Sutrisno Laiskodat karena sudah bekerja membersihkan jalan agar mobilisasi alat berat bisa lancar.

Dirinya menambahkan, ruas jalan Waigete-Galit merupakan jalur evakuasi apabila terjadi erupsi gunung api Egon sehingga warga pun bergotong royong bekerja membersihkan jalan ini.

“Ruas jalan Waigete-Galit ini merupakan salah satu jalur evkuasi bila terjadi letusan gunung api Egon. Kami berterima kasih kepada Ibu Julie Sutrisno Laiskodat karena sudah membantu beras kerja buat warga yang bergotong-rong,” ungkapnya.

Alex menyebutkan, akibat terputusanya jalan Waigete-Galit, mobil ambulans yang mengantar pasien dari Puskesmas Mapitara pun terpaksa melwati ruas jalan Bola-Hale dengan jarak tempuh lebih jauh.

Warga 3 Desa yakni Hale, Hebing dan Natakoli pun terpaksa melintasi ruas jalan Bola-Hale dan tidak bisa mengakses jalan Waigete-Galit yang jarak tempuhnya ke jalan negara Trans Flores lebih dekat.

Baca Juga :  Mutasi Pejabat di Sikka, Femmy Bapa Jabat Kadis PUPR, Dinas Perumahan Diisi Konstantia Arankoja

“Kalau harus melewati ruas jalan Bola-Hale maka jarak tempuhnya lebih jauh sehingga waktu tempuhnya lebih lama. Ruas jalannya pun tdiak semulus ruas jalan Waigete-Galit yang jarak tempuhnya lebih dekat ke jalan negara Trans Flores,” terangnya.

Jalanan Waigete-Galit yang masuk wilayah Desa Egon Gahar yang tertimbun material longsor tesrsebut tidak bisa dibersihkan secara manual karena tertutup bebatuan berukuran besar.

Praktis sudah seminggu lebih warga Desa Egon Gahar tidak bisa berobat ke Puskesmas Mapitara dan warga Desa Hale, Hebing dan Natakoli tidak bisa melewati ruas jalan Waigete-Galit untuk menuju jalan negara Trans Flores yang waktu tempuhnya lebih singkat.

“Setelah ruas jalan kami bersihkan maka dijamin alat berat dan mobil tronton yang mengangkut alat berat pun bisa melewati jalan ini sehingga material longsor bisa segera dibersihkan,” harap Alex. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Dignitas Sang Penjual Bawang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:53 WITA