Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat - FloresPos Net

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) cendrung meningkat, karena usaha tersebut (UMKM) mudah mendapatkan uang.

Demikian Fatinci Reynilda, Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Mabar menanggapi FloresPos. Net di Labuan Bajo belum lama berselang. Mendampingi Kadis Fatynci adalah Kepala Bidang Koperasi dan UKM Mabar, Sales Tamur.

Diungkapkan, data terkini jumlah UMKM di Mabar yakni 12.398. Terdiri dari sekitar 10 sektor usaha. Di antaranya industri, jasa, pertanian, peternakan, perikanan, kulineri, pariwisata, transportasi, dan sektor usaha formal lainnya.

Baca Juga :  Kepala Kepolisian Negara ASEAN Gelar Pertemuan di Labuan Bajo

“Kurang lebih ada 12.398 UMKM. Cenderung naik, dominan usaha olahan,” kata Kadis In, sapaan akrab Fatinci Reynilda.

Lanjut dia, jumlah UMKM di Mabar tahun sebelumnya yakni 11.999. Berarti cendrung meningkat. Karena sekarang di kabupaten itu sudah ada dua belas ribuan UMKM, katanya.

Fatynci yang eks Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Mabar itu mengungkapkan, yang mendorong masyarakat setempat-Mabar tertarik pada dunia UMKM, karena pengolahan atau usahanya langsung dapat hasil.

Baca Juga :  Pemkab Sikka Salurkan Bantuan Kursi Roda, Nutrisi, dan Perlengkapan Pendidikan Senilai Rp523 Juta

“Asal mereka mau saja. Hari ini mereka olah, hari ini juga langsung ada keuntungan. Praktis, langsung dapat kerja, dapat uang. Makanya lebih memilih UMKM,” ujar Kadis In.

Masih dia, sekarang pihaknya terus mencerahkan/sosialisasi kepada masyarakat setempat supaya menjaga kontinuitas dan kualitas usaha.

“Jadi harus kontinu, konsistensi, selalu berproduksi setiap hari. Kualitas/mutu produksi juga harus terjamin. Jaga stabil usaha, harus terjamin,” beber Kadis In. *

Berita Terkait

Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, Kemenko Pangan dan BPOLBF Dorong Ketahanan Pangan Destinasi
Legend VBC Tumbang dari Bintang Sambar, Tim Putri Benteng Gading ke Semi Final
Dampak Efisiensi Anggaran, Kontraktor Muda di Maumere Banting Setir Jadi Petani Hortikultura
Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel
Keuskupan Agung Ende dan Masyarakat Flores Gugat Tiga SK Aktivitas Geothermal di Mahkamah Agung
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Bantu UMKM Masuk Pasar Digital
Lamban, Penanganan Kasus Curi Kambing di Aeramo–‘Padahal Sudah Ada Terduga Pelaku dan Barang Bukti’
History VBC Ende ke Babak 8 Besar Soekarno Cup 1
Berita ini 571 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:55 WITA

Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, Kemenko Pangan dan BPOLBF Dorong Ketahanan Pangan Destinasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:52 WITA

Legend VBC Tumbang dari Bintang Sambar, Tim Putri Benteng Gading ke Semi Final

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WITA

Dampak Efisiensi Anggaran, Kontraktor Muda di Maumere Banting Setir Jadi Petani Hortikultura

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:22 WITA

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:43 WITA

Keuskupan Agung Ende dan Masyarakat Flores Gugat Tiga SK Aktivitas Geothermal di Mahkamah Agung

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA