ENDE, FLORESPOS.net-Pelanggan mengeluhkan pelayanan air minum dari Perumda Air Minum Tirta Kelimutu Ende. Keluhan dari pelanggan terkait pelayanan yang tidak tepat jadwal dan pasokan air yang kadang keruh.
“Tidak tepat jadwal dan kadang air keruh”.
Hal tersebut diungkapkan oleh beberapa pelanggan yang adalah pengusaha rumah makan ketika ditanya Wakil Bupati Ende, Dr Domi Mere saat peluncuran Mesin Perekam Transaksi MPOS di rumah makan Tegal Raya Ende, Kamis (7/5/2026) siang.
Terkait keluhan ini, Wabup Ende langsung meminta Dirut Perumda, Heri Gani yang hadir saat itu agar menyikapinya.
“Memang masih terjadi seperti ini dan Perumda segera membenahinya,” kata Wabup Ende.
Direktur Perumda, Heri Gani yang diminta tanggapannya pada kesempatan tersebut mengakui kondisi itu masih terjadi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pelanggan yang aktif menyampaikan informasi termasuk keluhan.
“Terima kasih kepada para pelanggan yang setiah memberikan informasi termasuk keluhan terhadap pelayanan dari Perumda. Seperti yang dikeluhkan air masih keruh dan pelayanan tidak kontinyu itu benar,” katanya.
Saat ini Perumda Ende terus melakukan pembenahan dan perbaikan kualitas pelayanan, kualitas air maupun penambahan kapasitas pelayanan ke pelanggan. Pembenahan ini tidak dapat dilaksanakan dalam waktu singkat, membutuhkan waktu dan proses serta dukungan dari pelanggan.
Ia menegaskan bahwa tuntutan perbaikan pelayanan harus dibarengi dengan investasi yang membutuhkan biaya yang cukup besar.
Terhadap kondisi ini Perumda mengharapakan kepada pelanggan agar ketika menuntut hak mendapatkan pelayanan yang baik maka harus ingat atau tidak lupa dengan kewajiban. Piutang Perumda saat ini masih tinggi yaitu Rp 14 miliar lebih.
“Ketika kita tuntut hak pelayanan yang baik maka kita harus penuhi kewajiban. Kita harus ‘take and give’ karena per hari ini piutang pelanggan cukup tinggi. Banyak pelanggan yang kurang memperhatikan kewajiban. Total piutang saat ini masih tersisa sekitar Rp 14 miliar maka perlu ada kesesuaian dan keseimbangan antara hak dan kewajiban,” kata Heri Gani.
Heri Gani juga mengatakan pasokan air ke rumah pelanggan yang kadang keruh saat musim hujan karena terjadi banjir pada sumber air permukaan kali Wolowona dan juga mata air.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










