Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas - FloresPos Net

Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) Sikka tetap berusaha melakukan berbagai upaya agar berbagai program prioritas pembangunan terutama di bidang pendidikan dan kesehatan tetap berjalan.

Saat peresmian kantor KSP Kopdit Pintu Air Cabang Nangablo, Rabu (15/4/2026) Wakil Bupati Sikka memaparkan APBD Sikka 2026 sebesar Rp1,2 triliun harus dipotong Rp120 miliar.

“Kita juga harus bayar cicilan utang dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI) sebesar Rp216,25 miliar sebesar Rp30 miliar setahun,” sebut Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi,Rabu (15/4/2026).

Simon mengatakan, dirinya bersama Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago tetap mewujudkan janji kampanye mereka dengan memberikan bantuan pembangunan rumah sebanyak 118 unit di tahun 2025.

Tahun 2025 juga kata dia, diberikan bantuan dana beasiswa dari Pemda Sikka kepada 80 mahasiswa tidak mampu dan tahun 2026 ditingkatkan menjadi 320 mahasiswa.

“Tahun ini juga kami anggarkan bantuan rumah layak huni bagi warga tidak mampu yang masuk desil 1 sampai desil 5. Kami juga anggarkan dana untuk pembayaran untuk pembayaran gaji ASN PPPK dan PPPK Paruh Waktu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Keluh Pedagang Atas Penutupan Pasar Wuring--'Saya Lebih Baik Berjualan di Depan Rumah Daripada di Pasar Alok Maumere'

Simon memaparkan, tahun 2025 telah dialokasikan dana Rp 27.955.200.000 dari APBD untuk mendanai program kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara gratis bagi warga miskin dan tidak mampu.

Hingga 1 April 2025, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Sikka telah mencapai 98 persen dan menjadikannya sebagai salah satu daerah dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) tertinggi di Indonesia.

Simon juga menambahkan, berkat kunjungan Wakil Presiden dan Menteri Kelautan dan Perikanan ke Kabupaten Sikka, tim telah melakukan survey terhadap lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.

“Sembilan lokasi sudah memenuhi syarat dan akan segera dibangun Kampung Nelayan Merah Putih. Untuk di lokasi Nangahure saja dianggarkan dana Rp22 miliar untuk pembangunan berbagai fasilitas dan bantuan sarana dan pra sarana bagi nelayan,” ungkapnya.

Simon menegaskan, Bupati Sikka dan dirinya harus sering ke Jakarta bukan sekedar jalan-jalan tetapi membawa proposal pembangunan ke berbagai kementrian dan lembaga.

Baca Juga :  Perkuat Kapasitas Pengawasan, Panwascam Larantuka Canangkan Program Gebrak 2711

Ia menjelaskan,saat ini tidak seperti dahulu lagi karena prosesnya harus mengajukan melalui proposal agar bisa memperoleh dana bantuan untuk pembangunan.

“Tahun ini DAK Fisik hanya untuk pembangunan Puskesmas Boganatar yang lain tidak ada. Kita harus pakai proposal sehingga kami harus ke Jakarta bertemu dengan menteri,” terangnya.

Simon mencontohkan dirinya waktu ke Jakarta melakukan loby di kantor pusat Lion Air Group sehingga rute penerbangan Makasar-Maumere pulang pergi sudah terealisasi dan saat ini sedang disurvey rute Denpasar-Maumere menggunakan pesawat berbadan lebar.

Ia memaparkan, pembangunan sekolah juga harus mengusulkan revitalisasi di Kementrian Pendidikan dan kalau disetujui baru dibangun dan dananya pun langsung ditransfer ke rekening sekolah.

“Kita juga mendapatkan pembangunan sekolah rakyat yang akan dibangun di Waigete. Kemarin Pak Bupati dan Kadis PU ke Kementrian PU mengajukan proposal pembangunan drainase di dalam kota Maumere. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi,” ungkapnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea
Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus
Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo
Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah
Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun
Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI
Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’
KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WITA

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus

Jumat, 17 April 2026 - 19:37 WITA

Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas

Jumat, 17 April 2026 - 19:21 WITA

Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Jumat, 17 April 2026 - 16:12 WITA

Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru