Warga Desak Perbaikan Total Jalan Mauponggo-Ngera-Pu’uwada, Ini Respon PPK - FloresPos Net

Warga Desak Perbaikan Total Jalan Mauponggo-Ngera-Pu’uwada, Ini Respon PPK

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Ruas jalan Mauponggo-Ngera-Pu’uwada di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru selesai dikerjakan belum sebulan sudah rusak dan memicu protes warga.

Jalan ini menjadi akses vital yang menghubungkan Kecamatan Mauponggo dan Keo Tengah, melintasi lima desa dengan jumlah penduduk kurang lebih 7.000 jiwa.

Warga setempat, Albertus Egidius Situ mengatakan warga membutuhkan jalan tersebut. Hal itu juga dibuktikan dengan kerelaan warga memberikan tanaman produktifnya digusur.

Ia mengaku kecewa dengan kualitas pekerjaan proyek jalan tersebut. “Kami sangat butuh jalan supaya bisa akses ke pasar,” ujar Albertus kepada Florespos.net, Selasa (24/3/2025).

Albertus mendesak agar jalan yang rusak dibongkar dan dibangun ulang dengan fondasi yang lebih kuat, bahkan jika perlu menggunakan lapisan semen agar tidak mudah ambles.

“Kami minta perusahaan dan pemerintah bertanggung jawab agar jalan ini diperbaiki dengan kualitas yang baik,” katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Viktor Tegu, mengaku telah menerima laporan masyarakat. Terkait itu pihaknya telah meninjau lokasi dan melihat sudah diperbaiki oleh rekanan.

Baca Juga :  Sepuluh SMP di Ende Ikut Turnamen Mini Soccer Sanvin Cup 2026

“Kami ucapan terima kasih kepada rekanan yang telah merespon cepat atas kerusakan jalan itu. Kami harap perbaikan itu lebih baik lagi dari sebelumnya,” ujarnya.

Ia mengapresiasi perhatian Pemerintah Pusat Provinsi dan Daerah Kabupaten Nagekeo terhadap pembangunan di daerah terpencil, namun menekankan pentingnya kualitas pekerjaan.

Jangan Ragu Soal Kualitas Jalan

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ricard Manukoa memastikan semua kerusakan sudah diperbaiki dan proyek kini dalam tahap pemeliharaan.

Ricard kepada Florespos.net melalui telepon genggamnya Sabtu (21/3/2026) malam mengatakan semua kerusakan sudah diperbaiki untuk dua paket pekerjaan pada ruas jalan yang sama. Dua paket pekerjaan itu kini masuk dalam tahap pemeliharaan.

Soal kualitas pekerjaan Richard menghimbau masyarakat tidak perlu takut karena pekerjaan sudah melalui pemeriksaan BPK dan pendampingan oleh Kejaksaan Tinggi.

“Semua sudah diperbaiki, tidak usah takut nanti ada pemeriksaan lab, dan setelah Lebaran ada audit dari BPKP untuk semua IJD,“ kata Ricard.

Baca Juga :  Misa Syukur Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Kabupaten Nagekeo

Secara terpisah Kasatker PJNW IV Provinsi NTT Wilhelmus Sugu Djawa yang dikonfirmasi Florespos.net, menjelaskan Paket Preservasi Jalan Mauponggo-Ngera-Pu’uwada 1 dengan Nilai Kontrak Rp. 9.114.590.000,- dilaksanakan berdasarkan kontrak dan SPMK tanggal 26 November 2025. Pekerjaan jalan itu panjangnya 2 KM.

Pekerjaan dinyatakan selesai dan dilakukan PHO pada tanggal 11 Maret 2026, dengan masa pemeliharaan selama 1 tahun hingga 11 Maret 2027.

Selama pelaksanaan, kata Wilhelmus ditemukan kerusakan pada beberapa titik akibat cuaca ekstrim yang terjadi pada akhir tahun 2025.

Terhadap kerusakan tersebut Penyedia Jasa CV. Ratu Orzora telah melakukan perbaikan pada periode 28 Februari 2026 sampai dengan 10 Maret 2026 sebagai bagian dari pemenuhan mutu sebelum dilaksanakan PHO.

“Saat ini ruas tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum dengan mulus, tdk seperti yang diberitakan sebelumnya. BPJN NTT selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik demi kepentingan masyarakat,” ujarnya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 15:50 WITA

Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban

Berita Terbaru