Kasus Kematian Ibu-Anak di RSUD Aeramo, Pemkab Nagekeo Sampaikan Permohonan Maaf - FloresPos Net

Kasus Kematian Ibu-Anak di RSUD Aeramo, Pemkab Nagekeo Sampaikan Permohonan Maaf

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 19:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada keluarga almarhumah Maria Natalia Ledu Wea dan anaknya, Apollonia Tasso, yang meninggal dunia di RSUD Aeramo pada beberapa pekan lalu.

Hal ini disampaikan Pemda Kabupaten Nagekeo menyusul pertemuan mediasi pada 5 Maret 2026 di ruang Wakil Bupati, yang dihadiri Wakil Bupati, 18 utusan keluarga, Pj. Sekda, Asisten 2, Direktur RSUD Aeramo, Kadis Kesehatan, tim dokter penanganan persalinan, Kesra, dan Humas.

Almarhumah Maria Natalia Lady Wea seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemda Nagekeo. Maria bersama bayinya harus kehilangan nyawa pasca persalinan di rumah sakit milik Pemda Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga :  Cegah Pekat, Polres Nagekeo Lakukan Patroli Rutin

Atas kejadian ini, keluarga almarhumah sangat kecewa dengan pihak manajemen RSUD Aeramo yang dinilai lamban dalam melakukan tindakan medis.

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Muga Sada saat apel kekuatan pada Senin (9/3/2026) pagi menjelaskan, dalam pertemuan mediasi tersebut suami dan keluarga almarhumah secara ikhlas bersepakat tidak lagi mempersoalkan penyebab kematian ibu dan anak.

Kata Wabup Gonzalo, Pemda Nagekeo berjanji menyampaikan permohonan maaf secara publik, termasuk di apel bersama pegawai Pemkab Nagekeo dan melalui konferensi pers.

Wabup Gonzalo mengatakan, Pemda menegaskan tim medis RSUD Aeramo telah berupaya maksimal sesuai SOP. Namun Tuhan berkehendak lain. Kejadian ini menjadi pelajaran untuk memperbaiki pelayanan ke depan.

Baca Juga :  Institut Nasional Flores Gelar Seminar Nasional SIGAP 2025 di Nagekeo

“Atas nama petugas medis, dokter, Direktur RSUD Aeramo, dan Pemerintah Kabupaten Nagekeo, kami menyampaikan turut berbelasungkawa sekaligus permohonan maaf kepada keluarga, teristimewa suami dan anak, apabila ada hal yang mengecewakan selama pelayanan,” ujar Wabup Gonzalo.

Wabup Gonzalo menambahkan, dengan pengumuman pada apel kekuatan Senin (9/3/2026), Pemkab Nagekeo menyatakan segala pemberitaan terkait peristiwa ini harap dihentikan.

Wabup Gonzalo bilang, jika masih ada ASN lingkup Pemkab Nagekeo yang mempublikasikan informasi terkait, segala risiko menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Sikka Minta Masyarakat Segera Mengosongkan Area HGU Nangahale yang Ditempati Tanpa Dasar Hukum
Kantor Pertanahan Sikka Siap Sukseskan Redistribusi TORA Tanah Negara Eks HGU
Kunker ke Pulau Ende Kapolres Terima Laporan Soal Bom Ikan, Kades Aejeti Sebut Pelaku dari Luar
AKBP Yudhi Franata Bawa Ratusan Anggota Kunker ke Pulau Ende
Peningkatan Kualitas Pengawasan dan Komitmen Hadirkan Layanan Perijinan yang Lebih Baik di Manggarai Barat
BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga
Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Berita ini 350 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WITA

Bupati Sikka Minta Masyarakat Segera Mengosongkan Area HGU Nangahale yang Ditempati Tanpa Dasar Hukum

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kantor Pertanahan Sikka Siap Sukseskan Redistribusi TORA Tanah Negara Eks HGU

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:03 WITA

Kunker ke Pulau Ende Kapolres Terima Laporan Soal Bom Ikan, Kades Aejeti Sebut Pelaku dari Luar

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:12 WITA

AKBP Yudhi Franata Bawa Ratusan Anggota Kunker ke Pulau Ende

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:28 WITA

BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga

Berita Terbaru

Nusa Bunga

AKBP Yudhi Franata Bawa Ratusan Anggota Kunker ke Pulau Ende

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:12 WITA