LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Menyambut hari jadi ke 23, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) NTT bersama unsur TNI/Polri dan Instansi Vertikal gelar aksi bersih bersama di sejumlah pantai di kota Labuan Bajo, Jumat (6/2/2026).
Demikian release media No: 013/Prokopim/II/2026 Mabar, diperoleh media ini melalui WA group, Jumat (6/2/2026). Ulang tahun Kabupaten Manggarai Barat diperingati setiap tanggal 25 Februari, dan 25 Februari 2026, Mabar genap berumur 23 tahun.
Dilaporkan, aksi bersih bersama itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 23 Mabar. Juga menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional menciptakan lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Rapi dan Indah) di setiap daerah di Indonesia.
Aksi bersih bersama digelar di sejumlah titik, dan khusus menyasar areal pantai. Di antaranya Pantai Binongko, Pantai Belakang Hotel Jayakarta-Puri Sari-Hotel Bintang Flores dan kawasan Pantai Bintang Flores – La Prima – Pantai Pede.
Kegiatan dipimpin langsung Bupati Mabar Edistasius Endi, diikut antara lain Wakil Bupati Yulianus Weng, jajaran Kajari Mabar, Danpos AU, pimpinan OPD dan Pegawai Lingkup Pemkab Mabar, dan pegawai instansi vertikal di kabupaten ujung barat Flores tersebut.
Dalam arahannya Bupati Endi menyampaikan, kebersihan kota tanggungjawab bersama. Berharap semua pihak untuk secara bersama menjalankan tugas pengawasan dan mewujudkan kebersihan kota Labuan Bajo.
Dalam waktu dekat, katanya, Pemkab Mabar bersama pihak-pihak terkait akan membentuk tim kerja membersihkan baliho dan Papan Reklame yang mengganggu pemandangan dan estetika tata kota.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo dalam Rakornas pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kemendagri di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat awal Februari 2026.
Saat itu, kata Bupati Endi, Presiden menginstruksikan semua pimpinan daerah bersama Forkopimda bersinergi mewujudkan tata kelola ruang publik yang bersih, aman, nyaman dan asri. Penegasan khusus bagi daerah yang memiliki potensi pariwisata.
Dalam waktu dekat, satu atau dua hari ke depan, tim kerja akan dibentuk untuk memastikan tidak ada lagi papan-papan iklan yang tersebar. Berkali-kali Bapak Presiden menekankan hal ini, terutama di daerah-daerah destinasi wisata.
Masih Bupati Edi, bahwa meskipun kondisi Labuan Bajo tidak disebut secara spesifik dalam pernyataan Presiden Prabowo, kondisi di lapangan dalam kota Labuan Bajo menunjukan begitu banyak papan reklame yang harus ditertibkan.
“Kita harus mulai menentukan letak papan iklan dan menurunkannya pada bulan ini, sebelum pihak pusat mengambil tindakan langsung, ” tegas Bupati Endi.
Orang nomor satu Mabar itu kembali menegaskan perlunya kolaborasi dan kesadaran semua pihak terkait masalah sampah.
Diungkapkan, tingkat kepedulian kebersihan lingkungan di Mabar masih sangat rendah. Buktinya begitu mudah menemukan tumpukan sampah yang berserakan dimana -mana.
Untuk mewujudkan ini, Pemkab Mabar akan mengeluarkan aturan khusus terkait hal ini. Jika dibiarkan, sampah dan semak akan menumpuk di lingkungan kita.
Tanggung jawab kebersihan, kata Bupati Endi, bukan cuma pemerintah, tetapi menjadi kewajiban semua, termasuk perkantoran, hotel, restoran, dan masyarakat umum.
“Setelah ini akan dikeluarkan surat instruksi terkait pengelolaan lingkungan untuk memastikan kebersihan di semua sektor,” ujarnya.
Ketua Parta Nasdem NTT itu memberikan apresiasi atas kerjasama yang dibangun semua pihak dalam aksi bersih bersama tersebut.
“Terima kasih kebersamaan semua pihak dalam kegiatan ini. Semoga Labuan Bajo semakin bersih, nyaman, dan menjadi kota yang layak bagi warga dan wisatawan,” tutup Bupati Endi. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Anton Harus










