Wakil Ketua DPRD Ende Tegaskan akan Panggil Pemerintah dan Vendor Terkait Aduan Juru Parkir - FloresPos Net

Wakil Ketua DPRD Ende Tegaskan akan Panggil Pemerintah dan Vendor Terkait Aduan Juru Parkir

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ende, Yanus Waro menerima pengaduan dari para juru parkir yang bekerja dibawah CV Milo Djawa, pihak ketiga atau vendor yang mengelola parkir di Kota Ende.

Para juru parkir datang ke kantor DPRD Ende, Jumat (30/1/2026) menyampaikan atau mengadukan beberapa hal seperti status vendor, perlindungan kerja, sistem upah dan kekhawatiran mereka hasil retribusi parkir tidak disetor oleh vendor ke pemerintah daerah.

“Poin yang mereka sampaikan itu seperti ketidakjelasan status vendor yang menaungi juru parkir. Kekhawatiran hasil retribusi parkir tidak disetorkan ke Pemerintah Daerah sebagaimana mestinya,” kata Wakil Ketua DPRD Ende, Yanus Waro.

Yanus juga mengatakan para juru parkir juga mengeluhkan soal keamanan mereka dalam bekerja. Juru parkir mengatakan sejauh ini tidak ada perlindungan ketika menghadapi tekanan dari masyarakat di lapangan.

Baca Juga :  Uskup Ruteng Apresiasi Komitmen Kapolres Bersinergi Bangun Manggarai

Selain itu, mereka juga mengeluhkan sistem pengupahan yang tidak transparan dari pihak Vendor CV Milo Djawa.

Kepada wartawan usai menerima pengaduan juru parkir, Yanus menegaskan lembaga DPRD Ende akan mengundang semua pihak baik pemerintah, vendor dan juru parkir untuk memberikan klarifikasi terkait pengaduan tersebut.

“Lembaga akan undang pihak- pihak terkait yaitu juru parkir, pemerintah dan vendor. Soal parkir itu ada kontrak kerjanya maka kita lihat kontrak kerjanya seperti apa, sehingga bisa ada masalah seperti ini. Kita akan undang dalam waktu dekat”.

Plt Sekda Ende yang juga Kepala Dinas Perhubungan, Gabriel Dala dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan juru parkir bekerja dibawah pihak ketiga namun pemerintah tetap bertanggungjawab dan akan memanggil keduanya.

Baca Juga :  54 Pelajar di Ende Ikut Lomba Renang, Ebby: Kami Sukses Gelar Kegiatan Ini

“Mereka bekerja atau berkontrak dengan pihak ketiga tetapi jika ada persoalan seperti ini kita akan panggil keduanya untuk selesaikan dan lihat benang kusutnya”.

Gabriel mengatakan pihak ketiga dari CV Milo Djawa meneken kontrak dengan pemerintah mengelola parkir di 12 titik sejak Oktober 2025 lalu.

Dengan kontrak tersebut vendor wajib menyetor ke kas pemerintah dareah melalui Bapenda sebesar Rp 120 juta perbulan atau Rp 1,4 miliar per tahun.

Gabriel mengatakan sejak akhir tahun lalu hingga awal tahun pihak ketiga belum memenuhi kewajiban menyetor uang ke kas pemerintah daerah melalui Bapenda.

“Untuk sementara setelah kita cek belum setor tunggakan kemarin. Mereka setor melalui Bapenda bukan Dinas Perhubungan”.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
Berita ini 657 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA