Luapan Air Kali Dua Desa Terong Rusak Kebun Warga–Rumah di Pemukiman Pernah Terdampak - FloresPos Net

Luapan Air Kali Dua Desa Terong Rusak Kebun Warga–Rumah di Pemukiman Pernah Terdampak

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ADONARA, FLORESPOS.net-Curah hujan tinggi menyebabkan air kali (sungai) di sepanjang kawasan Jembatan Dua, Desa Terong, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meluap ke kebun warga dan dalam beberapa kejadian juga merembes ke permukiman.

Seorang remaja SMP, Fiko, mengatakan air pernah masuk ke rumah warga pada bulan April 2021 dan kembali terjadi pada bulan Desember 2025.

“Pernah dua kali pas yang April 2021 itu dengan yang baru-baru ini Desember 2025 kemarin,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Ia menyebut ketinggian air mencapai mata kaki dan menggenangi kebun serta permukiman.

Menurutnya, rumah yang terdampak pada kejadian terbaru sekitar satu hingga tiga unit. Ia juga mengingat banjir sebelumnya yang menyebabkan kerusakan rumah dan peralatan rumah tangga.

Sementara itu, petani setempat Antonius Demon menjelaskan wilayah tersebut sebelumnya tidak mengalami banjir, namun berubah setelah adanya pekerjaan proyek di sekitar jembatan yang menyebabkan aliran sungai tersumbat.

Baca Juga :  Rumah PAN Flores Timur Distribusi Paket "Ahmad Yohan Peduli Masyarakat" di Sejumlah Kelurahan di Daratan Larantuka

“Dulu tidak. Hanya pengaruh ini, saya omong langsung, pada waktu mereka dari proyek itu, mereka tolak gusur ini ke sana, tapi sebelah jembatan mereka tidak ada gusur. Jadi, kali tersumbat di sebelah jembatan itu,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Ia mengatakan aliran air seharusnya mengarah ke pantai, namun karena saluran tersumbat, air justru meluap ke kebun dan jalan.

“Mereka harus gali sebelah sana ke pantai itu. Itu harus mereka korek lagi,” katanya.

Antonius mengaku telah menyampaikan hal tersebut kepada Kepala Desa Terong.

“Saya omong ke Kepala Desa Terong juga begitu. Harus korek ke sana, supaya dia tidak meluap ke sini,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadir di Wisuda Uniflor, Bupati Ende Berikan Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa Disabilitas

Akibat luapan air tersebut, dua kebun milik Antonius mengalami kerusakan total.

“Rusak, dua kebun rusak habis. Semuanya habis, tinggal sebelah sini juga. Semua semangka habis, tinggal ini jagung ini saja,” katanya.

Selain banjir, lahan pertanian juga mengalami gangguan hama. “Kebun ni juga kena gangguan hama, babi hutan, dan tikus,” ujarnya.

Antonius menyebut hingga kini belum ada tindak lanjut berupa pelaksanaan perbaikan saluran air. “Sampai kapanpun belum gali, tetap masuk,” katanya.

Ia menegaskan saluran air perlu segera dibuka kembali agar luapan tidak terus terjadi. “Jadi harus memang digali dulu,” ujarnya.

Ia menilai selama saluran belum digali kembali, air akan terus meluap saat hujan deras dan berpotensi merusak lahan pertanian maupun jalan umum. *

Penulis : Muhammad Timur Sulaiman (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:05 WITA

PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA