LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi hari keempat dari pukul 06.00 Wita hingga 18.00 Wita dan hingga pukul 17.00 Wita Tim SAR Gabungan masih mendapatkan satu jenazah perempuan diduga kuat korban KM Putri Sakinah dan masih dalam proses identifikasi Tim Posko Antemortem DVI Polres Manggarai Barat.
“Operasi SAR Hari ini masih mendapatkan 1 korban jenazah perempuan yang diduga kuat merupakan salah satu korban KM Putri Sakinah yang tenggelam pada Tanggal 26 Desember 2025 dan masih terus diidentifikasi oleh Tim Posko Antemortem DVI Polres Manggarai Barat.” terang Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator) Senin (29/12/2025).
Fathur mengatakan, Tim SAR Gabungan terus melaksanakan penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian, untuk fokus penyisiran mengacu pada SAR Map yang dikirimkan Basarnas Pusat.
Kata dia, penyelaman berfokus di perairan pesisir pulau-pulau yang dekat dengan Pulau Padar seperti Pulau Serai, Pulau Pengah, Pulau Papagarang, Pulau Siaba Besar, hingga ke arah utara di Pulau Kanawa.
Lanjutnya, Tim SAR Gabungan dari P3KOM, Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo sebanyak 6 Oang melakukan penyelaman di kedalaman 18 meter hingga 28 Meter dengan dua sesi.
“Penyelaman sesi pertama pukul 09.10 Wita hingga 09.45 Wita serta sesi kedua pukul 10.45 Wita hingga 11.35 Wita namun hasil masih nihil hingga pukul 17.00 Wita. Operasi SAR Hari ke lima dilanjutkan besok hari.” ungkapnya.
Fathur menjelaskan, hambatan pada operasi hari keempat diantaranya, para penyelam harus berjibaku dengan arus yang kuat dan saat penyisiran terjadi hujan lebat serta gelombang yang tinggi.
Ia menyebutkan, Unsur Tim SAR Gabungan yang dilibatkan sebanyak 123 orang dan mengerahkan alut 11 Unit.
Potensi arau unsur SAR yang terlibat yakni Basarnas Maumere 32 orang, Pos SAR Manggarai Barat 8 orang, KSOP Manggarai Barat 8 orang dan Sat Pol Air Manggarai Barat sebanyak 4 orang.
Selain itu, aparat dari Dir Pol Airud Mabes Polri 5 orang, Dir Polairud Polda NTT 9 orang,Lanal Labuan Bajo 6 orang,Kru Kapal KN. Granti 211 sebanyak 15 orang serta Gahawisri sebanyak 2 orang.
Juga terlibat dalam operasi SAR Gabungan personil dari Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) sebanyak 2 orang, P3 KOM berjumlah 6 orang, Kasie Dokes Polres Manggarai Barat 1 orang, Pelni Labuan Bajo 4 orang, Pos Pantau PHC 15 orang dan Baharkam sebanyak 6 orang.
Dalam operasi SAR Gabungan ini Alut yang digunakan yakni kapal KN SAR PUNTADEWA 1 Unit, RIB 500 PK Pos SAR Manggarai Barat 1 unit, Sea Rider KN SAR Puntadewa 1 unit, KNP. Grantin 1 unit serta Speed Patroli KSOP Labuan Bajo sebanyak 1 unit
Juga dikerahkan RBB KSOP Labuan Bajo 1 unit, Kapal Cepat Patroli Polairud 1 unit, RIB Polairud Polda NTT 2 unit, RBB Lanal labuan bajo 500 PK 1 unit, Sea rider KP.Ibis 115 PK dan Sea rider pemilik kapal. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










