‘Masyarakat Tidak Perlu Khawatir’–Stok Beras di Bulog Maumere Cukup Hingga Maret 2026 - FloresPos Net

‘Masyarakat Tidak Perlu Khawatir’–Stok Beras di Bulog Maumere Cukup Hingga Maret 2026

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Stok beras yang ada di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Maumere masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga bulan Maret 2026 mendatang.

Jumlah stok beras yang ada saat ini di Gudang Bulog Maumere mencapai 1.250 ton dan terdapat 500 ton yang sedang dalam perjalanan dari Jawa Timur dan 220 ton yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Untuk sampai dengan tahun depan hingga bulan Maret masyarakat Kabupaten Sikka tidak perlu khawatir sebab stok beras masih cukup,” sebut Kepala Bulog Cabang Maumere, Marten Luther Sesa, Selasa (2/12/2025).

Ditemui di kantornya Marten menegaskan, harga beras yang dijual pun masih tetap sama yakni Rp.60 ribu untuk ukuran 5 kilogram dan masyarakat pun bisa membelinya juga di kantor Bulog Maumere.

Baca Juga :  Penyedia Jasa dan Pelaksana Konstruksi di Sikka Wajib Laksanakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Ia menyebutkan, Bulog sudah mengantisipasi harga beras jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dan mengantisipasi cuaca ekstrem yang sedang melanda Indonesia saat ini.

“Kita juga ada penugasan dari negara untuk penyaluran bantuan pangan dan kita juga sudah siap.Termasuk juga penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat,” ungkapnya.

Marten menambahkan,berkaca dari bencana banjir bandang di Sumatera Bulog Maumere pun melakukan antisipasi dengan menyediakan stok beras guna mengantisipasi adanya bencana.

Lanjutnya, pemerintah daerah pun mempunyai kuota beras 100 ton untuk cadangan pangan ketika terjadi bencana alam dan pemerintah pun saat ini mempunyai kebijakan khusus.

Baca Juga :  Ibu Hamil dan Anak-anak Masih Minum Air Kubangan, Mayestatis: Pemda Sikka Jangan Tunggu Laporan

“Sesuai dengan aturan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per orang per hari itu konsumsi berasnya 400 gram. Bila terjadi bencana maka Bulog akan menyalurkannya sesuai dengan jumlah korban terdampak bencana,” ungkapnya.

Marten mengatakan, pemerintah daerah seharusnya mempunyai beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang disimpan di Bulog dengan jumlah sesuai anggaran yang disiapkan pemerintah daerah.

“Saya tidak tahu kalau saat ini CPPD yang ada di Kabupaten Sikka ini berapa. CPPD harusnya ada di Bulog dan anggarannya melalui APBD sehingga pemerintah daerah harusnya menyiapkan itu,” ujarnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sekda Baut: Rumah Terdampak Gempa Flores di Manggarai Barat 14.067 Unit
Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:52 WITA

Sekda Baut: Rumah Terdampak Gempa Flores di Manggarai Barat 14.067 Unit

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA