NTT Mart Wujud Keberpihakan Pemerintah Sediakan Pasar bagi Pengusaha UMKM - FloresPos Net

NTT Mart Wujud Keberpihakan Pemerintah Sediakan Pasar bagi Pengusaha UMKM

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 12:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Selama ini itu pemerintah pidato agar kita harus berpihak pada ekonomi rakyat tetapi kemudian keberpihakan itu baru berangkat pada sebuah pidato.

Kita belum secara konkret memberikan dukungan bagi apa yang menjadi kebutuhan pengusaha-pengusaha UMKM di negeri ini termasuk di Provinsi NTT dan juga di Kabupaten Sikka.

“Kebutuhan dari pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah ada kepastian pasar.NTT Mart merupakan apa yang disebut dengan kita secara konkret menggerakkan yang namanya ekonomi kerakyatan,” sebut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Minggu (14/12/2025).

Laka Lena menambahkan, ada tidak pasar yang pemerintah berikan bagi pengusaha UMKM di NTT atau di Sikka yang juga didukung dengan konkret.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif--Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur

NTT Mart adalah bagian konkret dari keberpihakan pemerintah menyediakan pasar yang itu pasti ada, pembelinya pasti disiapkan dan uangnya pasti ada.

Hadirnya NTT Mart merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah dan bukan lagi sebuah pidato ini agar pengusaha UMKM bisa berjualan dan itu terhormat dan berkelas.

Menurutnya, pengusaha UMKM bukan lagi berjualan di pinggir-pinggir jalan seperti yang selama ini kita lihat.Selama ini mereka kadang-kadang menjualnya lewat teman, kelompok arisan dan komunitas tertentu.

“Hari ini kita hadirkan sebuah pasar yang berkelas, yang elegan dan saya menyukainya.Apalagi hadir berdampingan koeksistensi dengan Alfamart,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hingga Desember 2024, 1.190 Orang Warga Kabupaten Sikka Tertular HIV dan AIDS

Laka Lena berpesan agar ada jaminan distribusi produknya, kepastian pasokannya dan juga bisa membuat NTT Mart menjadi seperti Alfamart yang produknya selalu tersedia.

Selain pasokan barangnya tersedia, dirinya juga meminta agar produknya dicek agar jangan sampai kadaluarsa sehingga bisa memberikan citra yang buruk.

“Tapi buat saya, pokoknya NTT Mart ini dengan segala kekurangan, dia jatuh bangun, kita jalan terus. Sambil berbagi, sambil jalan karena ini kita lagi memulai sebuah cara baru untuk mengurus ekonomi NTT dengan lebih kuat lagi ke depan,” ujarnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Berita Terbaru