Ende Sudah Meletakkan Standar Tinggi di ETMC, Namun Ada Catatan yang Mesti Diperhatikan - FloresPos Net

Ende Sudah Meletakkan Standar Tinggi di ETMC, Namun Ada Catatan yang Mesti Diperhatikan

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Penyelenggaraan ETMC XXXIV tahun 2025 di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende meninggalkan kesan luar biasa bagi penonton. Penyelenggaraan event ini menunjukan bahwa sepak bola NTT atau ETMC bukan lagi sekadar hiburan rakyat namun sudah masuk ke industri olah raga.

Ende sudah meletakkan standar tinggi dari pembukaan sampai penutupan dan akan menjadi acuan bagi daerah lain dalam penyelenggaraan ETMC ke depannya.

Meski demikian masih ada catatan koreksi dari Technical Delegate (TD) terhadap penyelenggaraan event dan menjadi catatan bagi daerah yang akan menyelenggarakan event ini.

Technical Delegate (TD) ETMC XXXIV Ende, Albinus Laurent Langga saat diwawancara Florespos.net, Senin (8/12/2025) malam terkait ETMC XXXIV mengatakan memberikan beberapa catatan koreksi yang mesti diperbaiki kedepan.

Ia mengatakan pada penyelenggaraan ETMC XXXIV tahun 2025 di Ende, Panitia Pelaksana (Panpel) telah berusaha bekerja maksimal namun masih perlu memperhatikan prinsip-prinsip penyelenggaraan sepakbola yang lebih baik untuk keamanan dan kenyamanan pemain, perangkat pertandingan dan penonton.

Mengamati kondisi stadion Marilonga tempat penyelenggaraan pertandingan seharusnya panitia pelaksana dapat mengupayakan penyelenggaraan pertandingan yang lebih baik walaupun belum ideal.

Laurent melihat pada pertandingan pembuka komunikasi yang kurang lancar diantara Panpel, Technical Delegate dan Asprov PSSI. Panitia terlalu fokus pada acara pembukaan dengan Event Organizer (EO) sehingga Kick Off pertandingan Perse Ende melawan Citra Bakti Ngada (CBN) yang rencananya jam 21.00 wita sesuai kesepakatan molor sampai 21.30 wita sehingga terkesan acara utamanya  EO dan dan sepakbola adalah acara tambahan.

Baca Juga :  Hibah Aset untuk Bandara Frans Seda, Bupati Sikka Harapkan Ada Peningkatan Fasilitas dan Kapasitas Bandara

Pada saat kick off pertandingan Perse vs CBN, seharusnya PSSI Anthem dan Logo Liga IV bukan Bendera Fair Play dan FIFA Anthem dan langsung diperbaiki pada pertandingan besok harinya.

Area Sentel Ban atau Field of Play (FOP) dan Operation Area (OA) tidak steril. Penonton, petugas keamanan dan panpel bergabung jadi satu. Panitia dengan akreditasi khusus juga tidak disiapkan.

Laurent juga memberikan catatan koreksi pada sisi kebersihan di  area bangku cadangan dan ruang ganti pemain setelah pertandingan belum diperhatikan maka mengganggu kenyamanan tim yang akan berlaga di laga berikutnya.

Tenda untuk medis masih digunakan oleh petugas dan panpel lain untuk duduk dan belum adanya pemisahan yang jelas pada pintu lainnya untuk penonton dan ambulance dan petugas lainnya.

Laurent juga melihat akses masuk hanya satu pintu sehingga  tim yang akan bertanding dan  yang telah bertanding dan penonton VIP melalui pintu yang sama. Pada masa yang mendatang perlu diatur pemisahan antara pintu masuk pemain dan pintu masuk VIP.

Saran Perbaikan

Perlu disiapkan tempat khusus untuk petugas keamanan berseragam. Jika petugas kemanan berada  dipinggir lapangan harus diatur sesuai kebutuhan pertandingan (lihat Perpol 10 tahun 2022).

Baca Juga :  Jawab Kebutuhan Dunia Pendidikan,  Uniflor Buka Prodi Pasca Sarjana Magister Pedagogi

Kedepannya pedagang asongan ditempatkan pada satu lokasi dan tidak perlu melintasi area sentel ban dan atau melintas dihampir seluruh area lapangan.

Area lapangan dan pinggir lapangan termasuk tempat wasit AW harus dalam kondisi rata agar pergerakan Asisten Wasit tidak terganggu.

Ruang ganti pemain harus selalu dalam kondisi bersih agar tim yang bertanding berikutnya juga nyaman saat menggunakannya.

Perlu diingatkan secara berulang-ulang oleh panpel  agar petugas mengawasi  penonton agar tidak masuk ke area lapangan dan duduk di pinggir lapangan. Area pinggir lapangan harus steril jika ingin nonton wajib berada di area tribun penonton dan atau berdiri di dalam pagar pembatas.

Penonton Masih Masuk ke Lapangan. Panitia perlu mengawasi dan menjaga dan juga himbauan agar penonton tidak masuk ke area lapangan dan bangku cadangan pemain setelah pertandingan selesai agar moving tim dan persiapan pertandingan berikutnya berjalan lancar. Selesai pertandingan terakhir pun diperlakukan sama.

Diakhir catatan koreksinya Laurent mengatakan yang sudah baik dipertahankan dan yang belum rapi untuk terus dievaluasi dan diperbaiki. Ia mengharapakan tuan rumah berikutnya bisa memperhatikan hal – hal tersebut dan melakukan pembenahan. Meskipun liga IV ETMC masih amatir namun mengikuti aturan PSSI dan FIFA.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP
Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf
Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan
Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja
Masih Banyak Pekerja di Sikka Mendapat Upah Tak Sesuai UMR
Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu
Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:51 WITA

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:50 WITA

Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:02 WITA

Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:17 WITA

Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA