Jawab Kebutuhan Dunia Pendidikan, Uniflor Buka Prodi Pasca Sarjana Magister Pedagogi - FloresPos Net

Jawab Kebutuhan Dunia Pendidikan,  Uniflor Buka Prodi Pasca Sarjana Magister Pedagogi

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2024 - 13:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Universitas Flores (Uniflor) di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus melakukan pengembangan untuk menjawab kebutuhan masyarakat lebih khusus pada dunia pendidikan.

Setelah membuka program studi magister manajemen, perguruan tinggi terbesar di daratan Flores-Lembata ini akan kembali membuka program studi pasca sarjana magister pedagogi atau pendidikan.

Saat ini tim inisiator dan perumus sedang menyelesaikan berbagai tahapan termasuk melaksanakan workshop penyusunan  kurikulum yang melibatkan stakeholder terkait.

Direktur Pasca Sarjana Uniflor, Dr. Avianita Rachamawati kepada wartawan di kampus, Rabu (20/3/2023) menjelaskan tentang rencana pembukaan program studi magister Pedagogi. Rencana ini muncul sejak tahun 2023 kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama pihak eksternal.

“Hasil diskusi itu telah melahirkan dan menyepakati dibukanya program S2 magister pedagogi di Universitas Flores,” katanya.

Baca Juga :  PSN Ngada U-23 Menuju Liga III, Donasi Rp 215 Juta Terkumpul Saat Pelepasan

Dr. Avianita mengatakan program studi magister pedagogi ini bertujuan untuk menjawab tuntutan akan pentingnya mengelola pendidikan berkualitas atau pendidikan bermutu pada tataran satuan pendidikan.

Dikatakanya program studi baru ini selain keinginan dari pihak universitas juga kebutuhan dari pihak eksternal (pemangku kepentingan pendidikan) terutama para guru, khususnya lulusan  program keguruan yang ingin melanjutkan studi pada jenjang yang lebih tinggi.

Terkait dengan rencana tersebut, lanjut Avianita, Universitas Flores telah menyiapkan  instrumen pemenuhan kriteria minimum persyaratan pembukaan program studi tersebut.

Instrumen itu antara lain tersedianya calon dosen, calon tenaga kependidikan, kurikulum, rancangan sarana prasarana perkuliahan dan sistem penjaminan mutu pendidikan.

“Calon dosen yang disiapkan untuk mengajar di prodi S2 magister Pedagogi berkuakifikasi pendidikan profesor dan doktor baik dari perguruan tinggi lain maupun perguruan tinggi asal,” kata Dr. Avianita.

Baca Juga :  KPU Ende Gelar Rakor Dengan Elemen Terkait Sukseskan Pilkada

Ketua tim perumus kurikulum prodi S2 Magister Pedagogi, Dr. Natsir B. Kotten, M.Pd mengatakan kurikulum dan sebaran matakuliah yang dirancang untuk program studi ini bersumber dari hasil studi banding dengan tiga perguruan tinggi di Indonesia.

Tim inisiator juga sudah melakukan sosialisasi dan studi kelayakan terkait pembukaan program studi magister Pedagogi di empat kabupaten yaitu Ende, Nagekeo, Sikka dan Ngada.

Kata, Dr. Natsir Kotten saat sosialisasi dan studi kelayakan program magister pedagogi Uniflor mendapat respon positif dari para guru di empat kabupaten itu.

“Para guru dari empat kabupaten itu memberikan respon positif dan meminta segera dibuka untuk peningkatan kualitas pendidikan dan pendekatan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA