LARANTUKA, FLORESPOS.net-Fanfare Santa Caecilia Keuskupan Larantuka kini berusia 75 tahun. Keluarga besar Fanfare merayakan dalam rangkaian dengan Pesta Pelindung Santa Caecilia dalam satu nada: “Fanfare Mewartakan Suka Cita Injil dalam Spirit Santa Caecilia”
“Pesta Santa Caecilia dirayakan setiap tanggal 22 November,” kata RD Laurensius Riberu, Pr, Romo Moderator Lembaga Seni Budaya Fanfare Santa Caecilia Keuskupan Larantuka, Sabtu (29/11/2025) malam saat Perayaan Ekaristi Kudus.
“Hari ini kita Ekaristi Kudus perayaan Pesta Pelindung, perayaan syukur ulang tahun ke 75 dan 21 tahun bersama Pembina Utama Uskup Larantuka Mgr Fransiskus Kopong Kung, karena Sabtu (22 November 2025) lalu, bersamaan dengan kita dengar kabar gembira pengumuman Uskup Larantuka yang baru dari Vatikan,” tambahnya.
Momen perayaan berlangsung sederhana namun penuh makna. Gedung Orang Muda Katolik (OMK) Sarotari-Larantuka tak cuma dihadiri keluarga besar.
Tampak hadir juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mewakili Pemerintah Daerah Flores Timur, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Flores Timur, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Flores Timur.
“Saya mohon untuk terus dukung Fanfare. Pemda hari ini hadir diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, sejumlah Kepala Dinas. Mohon dukungan untuk Fanfare tetap dan terus eksis,” pinta Mgr Fransiskus Kopong Kung, Administrator Apostolik Keuskupan Larantuka sebelum potong tumpeng ulang tahun Fanfare.
Mgr Fransiskus Kopong telah memasuki masa pensiun. Baru sepekan–22 November 2025 saat Paus Leo XIV mengangkat uskup baru Keuskupan Larantuka menggantikan Mgr Fransiskus Kopong Kung. Uskup terpilih Keuskupan Larantuka yang diangkat Paus Leo XIV, yakni RD Yohanes Hans Monteiro, Pr.
Teruslah Berkarya
Mgr Fransiskus Kopong Kung malam perayaan itu memimpin Ekaristi Kudus didampingi Vikjen Keuskupan Larantuka, RD Gabriel Unto da Silva, Pr, Sekretaris Jendral Keuskupan Larantuka, RD Fransiskus Kwaelaga, Pr, Ketua Yapersuktim RD Thomas Labina Pr, dan beberapa imam lainnya.
“Fanfare jangan pensiun mengikuti uskupnya yang pensiun. Teruslah berkarya, bangkitkan kembali semangat dan harus berani tampil beda,” tandas Mgr Fransiskus dalam kotbahnya.
Menurut Mgr Fransiskus, tema perayaan Pesta Pelindung dan ulang tahun Fanfare ini menarik: “Fanfare Mewartakan Suka Cita Injil dalam Spirit Santa Caecilia.”
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










