Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani - FloresPos Net

Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 12:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pandemi Covid-19 tahun 2020 membuat pemerintah mengeluarkan himbauan agar segala aktifitas dilakukan di rumah dan membatasi pergerakan orang beraktifitas di luar rumah.

Melihat kondisi ini, Kepala Desa Tilang, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka memberanikan diri untuk terjun menggeluti sektor pertanian khususnya tanaman hortikultura.

“Awalnya sejak 26 Mei 2020 terjun menanam hortikultura karena saat itu Covid-19 dan himbauan pemerintah untuk berada di rumah saja,” sebut Kades Tilang, Rofinus I.M/Luer saat ditemui di kebunnya tak jauh dari rumahnya,Rabu (15/4/2026).

Rofinus berpikir, desanya dialiri aliran air dari Kali Nangablo yang setiap tahun tidak pernah kering dan di pinggir kali banyak terdapat lahan-lahan potensial yang bisa ditanami hortikultura.

Dirinya pun menyewa alat berat untuk menggusur lahan yang sudah ada pohon kakao dan kelapa yang berproduksi seluas 3 hektare untuk ditanami aneka tanaman hortikultura.

“Masyarakat menyebut saya gila karena kakao dan kelapa saya gusur semua meskipun sudah berbuah.Panen pertama saya bisa untung puluhan juta rupiah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Di Ende, Ketum PSI Sentil Soal Proyek BTS yang Bermasalah

Rofinus mengaku sejak awal dirinya menerapkan manajemen yang baik berkat pengalamannya sebagai kepala desa sehingga segala pengeluaran biaya maupun penjualan hasil produksi tercatat dengan baik.

Ia ingin memberi contoh bahwa meskipun petani, manajemennya harus bagus sehingga bisa mengetahui berapa keuntungan yang diperoleh dan kapan harus menanam jenis tanamannya.

“Saya punya kalender tanam sehingga produk yang dihasilkan bisa terserap pasar dengan harga jual yang layak.Ini untuk menghindari agar hasil panen tidak masuk ke pasar saat stoknya sedang melimpah dan harga jualnya pasti anjlok,” ucapnya.

Rofinus mengaku saat ini dirinya bisa membeli mobil dan membiayai anaknya untuk sekolah dokter serta memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga berkat bertani hortikultura.

Luas lahannya pun kini bertambah menjadi 4,5 hektare belum termasuk petani-petani binaannya di Desa Tilang yang totalnya memiliki lahan seluas sekitar 3 hektare lebih.

Baca Juga :  NTT Mart di Sikka, Wabup Harap Jadi Penggerak Utama Pemasaran Produk Lokal

“Setelah menggeluti saya melihat dampak ekonomi bagi warga sangat bermanfaat sehingga saya tetap menggeluti hortikultura. Masyarakat juga saya ajak bertani hortikultura dan saya damping termasuk anak-anak muda di desa ini,” terangnya.

Rofinus mengakui anak-anak muda yang ingin bertani setelah sudah mempunyai bekal ilmu yang mumpuni akan dia berikan bantuan modal usaha

“Saat banyak orang-orang muda meninggalkan dunia pertanian saya mengajak masyarakat saya, terutama anak-anak muda untuk menggeluti pertanian khususnya hortikultura,” katanya.

Banyak anak-anak muda, para perempuan yang kita damping untuk menanam hortikultura dan ada yang sarjana diberikan bekal budidaya hortikultura agar bisa berperan membangun masyarakat dari kebun.

“Dari kerja horti juga sudah banyak menciptakan peluang kerja ada dampaknya masyarakat bisa menyekolahkan anaknya. Mereka bisa bangun rumah yang layak bisa beli sepeda motor. Sebagian besar kebutuhan ekonomi mereka bisa terpenuhi,“ ucapnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua
Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT
Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WITA

Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 20:34 WITA

Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka

Sabtu, 12 September 2026 - 20:29 WITA

Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 13:49 WITA

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende

Sabtu, 12 September 2026 - 12:24 WITA

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Berita Terbaru