MBAY, FLORESPOS.net-Kementerian Sosial (Kemensos) RI berencana membangun jembatan gantung di wilayah Makipaket, Kelurahan Mbay 2, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI Dr. Robben Rico, A.Md., LLAJ., S.H., S.T., M.Si., CRGP., QIA saat berkunjung dan mendengar langsung keluhan warga di Kampung Makipaket, Jumat (17/4/2026).
Ketua RT 13. Marselinus Moras menyampaikan kondisi warga yang telah 25 tahun bermukim di wilayah tersebut namun masih kesulitan akses dasar.
“Bapak, kami tinggal di sini sudah 25 tahun. Kami sama sekali belum merdeka. Jalan, air bersih, dan listrik tidak ada. Kalau musim hujan anak-anak tidak sekolah karena banjir. Karena mereka harus lewat kali,” ujarnya kepada Sekjen Kemensos.
Menanggapi keluhan itu, Sekjen Kemensos RI langsung merespons dan menyatakan akan mengupayakan bantuan pembangunan jembatan gantung.
“Bapak Bupati dan Bapak Wakil segera buatkan proposal. Kebetulan kita punya anggaran itu. Dan saya upayakan akan bantu bangun jembatan gantung di wilayah Makipaket ini,” ujarnya.
Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, menyatakan Pemda Nagekeo siap menindaklanjuti permintaan tersebut.
“Nanti saya yang akan antar langsung ke Jakarta,” ujarnya.
Sementara Ketua RT 14. Yulita Senda pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi bagi warga Makipaket yang selama ini terisolasi, terutama saat musim hujan ketika akses terputus akibat banjir dan meluapnya kali.
Jembatan tersebut juga diharapkan mempermudah akses anak-anak ke sekolah serta membuka konektivitas warga dengan pusat pelayanan dasar.
Diketahui, Kampung Makipaket terdapat 15 rumah dengan dua RT yakni RT 13 dan RT 14. Jumlah jiwa dari kedua RT itu sebanyak 235 jiwa. Dari 235 jiwa, yang mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) baru 25 KK. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










