Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2 - FloresPos Net

Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 10:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Kementerian Sosial (Kemensos) RI berencana membangun jembatan gantung di wilayah Makipaket, Kelurahan Mbay 2, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI Dr. Robben Rico, A.Md., LLAJ., S.H., S.T., M.Si., CRGP., QIA saat berkunjung dan mendengar langsung keluhan warga di Kampung Makipaket, Jumat (17/4/2026).

Ketua RT 13. Marselinus Moras menyampaikan kondisi warga yang telah 25 tahun bermukim di wilayah tersebut namun masih kesulitan akses dasar.

“Bapak, kami tinggal di sini sudah 25 tahun. Kami sama sekali belum merdeka. Jalan, air bersih, dan listrik tidak ada. Kalau musim hujan anak-anak tidak sekolah karena banjir. Karena mereka harus lewat kali,” ujarnya kepada Sekjen Kemensos.

Baca Juga :  Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam

Menanggapi keluhan itu, Sekjen Kemensos RI langsung merespons dan menyatakan akan mengupayakan bantuan pembangunan jembatan gantung.

“Bapak Bupati dan Bapak Wakil segera buatkan proposal. Kebetulan kita punya anggaran itu. Dan saya upayakan akan bantu bangun jembatan gantung di wilayah Makipaket ini,” ujarnya.

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, menyatakan Pemda Nagekeo siap menindaklanjuti permintaan tersebut.

“Nanti saya yang akan antar langsung ke Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga :  Makipaket, Diduga Tempat Penyelundupan Hewan Betina di Nagekeo

Sementara Ketua RT 14. Yulita Senda pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi bagi warga Makipaket yang selama ini terisolasi, terutama saat musim hujan ketika akses terputus akibat banjir dan meluapnya kali.

Jembatan tersebut juga diharapkan mempermudah akses anak-anak ke sekolah serta membuka konektivitas warga dengan pusat pelayanan dasar.

Diketahui, Kampung Makipaket terdapat 15 rumah dengan dua RT yakni RT 13 dan RT 14. Jumlah jiwa dari kedua RT itu sebanyak 235 jiwa. Dari 235 jiwa, yang mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) baru 25 KK. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:31 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Berita Terbaru