3 Orang Hilang Belum Ditemukan, Tim K9 Mabes Polri Pamit dari Lokasi Bencana Banjir Bandang di Mauponggo - FloresPos Net

3 Orang Hilang Belum Ditemukan, Tim K9 Mabes Polri Pamit dari Lokasi Bencana Banjir Bandang di Mauponggo

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 12:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Tim K9 Mabes Polri yang dipimpin oleh Iptu Erasmus Hermi Talaperuw pamit dari lokasi bencana banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Senin (22/9/2025).

Tim ini telah melakukan pencarian selama lima hari untuk menemukan tiga korban hilang, namun upaya mereka tidak membuahkan hasil.

Tim K9 yang berjumlah 11 orang ini menggunakan empat ekor anjing pelacak, yaitu Felicia dan Karel (ras Belgia Malinois) milik Mabes Polri, serta Bon (ras Belgia Malinois) dan Mosa (ras Doberman) milik Polda NTT.

Mereka telah menyisir setiap titik di lokasi bencana dengan metode pencarian yang sesuai dengan teori keilmuan. Meskipun anjing pelacak beberapa kali mencium bau, namun hasilnya tetap sama, tidak ada tanda-tanda korban ditemukan.

Baca Juga :  PLUT Hadir di Ngada, Momentum Kebangkitan Baru UMKM

Iptu Erasmus menyampaikan terimakasih kepada semua pihak baik pemerintah Desa Sawu, masyarakat Desa Sawu yang sudah dengan ikhlas menerima, menyediakan tempat tinggal untuk kehadiran mereka selama lima hari melakukan pencarian.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu tim K9 selama pencarian, termasuk pemerintah Desa Sawu dan masyarakat setempat.”

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak berhasil menemukan korban. “Kami sudah laksanakan semaksimal mungkin, tapi Tuhan berkehendak lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemda Nagekeo Gelar Gerakan Pangan Murah

Albertus Dheke selaku perwakilan Pemerintah Desa Sawu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli dengan bencana itu.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Sawu dan seluruh masyarakat menyampaikan limpah terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli dengan bencana ini. Kepala dan teman-teman tim K9 kami mohon maaf, apabila selama ini ada sedikit hal yang tidak nyaman,” Albertus.

Data BPBD Nagekeo, Senin (22/9/2025), menyebutkan dalam bencana banjir bandang tersebut, 6 orang meninggal, 3 orang hilang dan 22 orang luka-luka dan sakit 22. Sementara 140 jiwa mengungsi ke rumah warga. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Sikka Minta Masyarakat Segera Mengosongkan Area HGU Nangahale yang Ditempati Tanpa Dasar Hukum
Kantor Pertanahan Sikka Siap Sukseskan Redistribusi TORA Tanah Negara Eks HGU
Kunker ke Pulau Ende Kapolres Terima Laporan Soal Bom Ikan, Kades Aejeti Sebut Pelaku dari Luar
AKBP Yudhi Franata Bawa Ratusan Anggota Kunker ke Pulau Ende
Peningkatan Kualitas Pengawasan dan Komitmen Hadirkan Layanan Perijinan yang Lebih Baik di Manggarai Barat
BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga
Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Berita ini 181 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WITA

Bupati Sikka Minta Masyarakat Segera Mengosongkan Area HGU Nangahale yang Ditempati Tanpa Dasar Hukum

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kantor Pertanahan Sikka Siap Sukseskan Redistribusi TORA Tanah Negara Eks HGU

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:03 WITA

Kunker ke Pulau Ende Kapolres Terima Laporan Soal Bom Ikan, Kades Aejeti Sebut Pelaku dari Luar

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:12 WITA

AKBP Yudhi Franata Bawa Ratusan Anggota Kunker ke Pulau Ende

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:28 WITA

BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga

Berita Terbaru

Nusa Bunga

AKBP Yudhi Franata Bawa Ratusan Anggota Kunker ke Pulau Ende

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:12 WITA