Keluarga ODGJ Mengaku dan Meminta Maaf Atas Peristiwa Kerusakan Barang-Barang Rohani di Kapela Biara Karmel Maumere - FloresPos Net

Keluarga ODGJ Mengaku dan Meminta Maaf Atas Peristiwa Kerusakan Barang-Barang Rohani di Kapela Biara Karmel Maumere

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 15:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pihak keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ ) mengakui dan memohon maaf atas peristiwa pengrusakan barang rohani dan organi di Kapela Biara Karmel Beato Dionisius Wairklau Maumere.

Kegiatan ini berlangsung Kamis (13/11/2025) pukul 09.20 wita di Istana Keuskupan Maumere (Lepo Bispu) dan dihadiri oleh Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, SIK serta Sekretaris Keuskupan Maumere RD. Yakobus Donisius Migo.

Kegiatan juga dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Sikka IPTU I Nyoman Suwasta, Kapolsek Alok IPTU Maria Lusia Lero, S.H., KBO Intelkam Polres Sikka IPDA Kurd Anyelus Zay, Formator Biara Karmel Beato Dionisius Wairklau Pater Leonardus Jawa, O.Carm, serta orang tua terduga pelaku.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru, KSOP Laurens Say Maumere Gandeng Instansi Terkait

Dalam kesempatan tersebut, M.D selaku orang tua dari ODGJ dengan inisial V.N (27) menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak Keuskupan Maumere serta Kapela Biara Karmel Beato Dionisius Wairklau.

Selaku orang tua korban, dirinya juga meminta maaf kepada seluruh umat Katolik dan masyarakat Kabupaten Sikka atas tindakan anaknya yang telah diduga menyebabkan kerusakan barang rohani di kapela tersebut.

“Anak saya merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang saat ini sedang menjalani proses pengobatan,” ungkap MD saat pertemuan.

MD menjelaskan,p ada waktu kejadian, pelaku mengalami tekanan psikologis dan tidak sempat mengonsumsi obat secara teratur, sehingga kondisi kejiwaannya tidak stabil dan memicu tindakan di luar kendali.

Baca Juga :  Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere--Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD

Ia mengatakan, sebagai bentuk tanggung jawab moral, keluarga secara sadar dan tanpa paksaan melapor langsung kepada pihak kapela melalui Pater Leonardus Jawa, O.Carm, untuk mengakui perbuatan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf.

“Keluarga juga berkomitmen melakukan langkah-langkah pengobatan lanjutan dengan berkoordinasi bersama dokter kejiwaan maupun lembaga rehabilitasi terkait,” tuturnya.

Sementara itu, Pater Leonardus Jawa, O.Carm, selaku Formator Biara Karmel Beato Dionisius Wairklau, menyampaikan apresiasi kepada Polres Sikka atas respon cepat dalam menindaklanjuti peristiwa tersebut.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pempus Diminta Tinjau Kembali OSS
Bupati Ngada Serahkan SK Pengelolaan Hutan Desa Inerie–Memaksimalkan Hasil Pertanian dan Perkebunan
Itwasda Polda NTT Lakukan Audit Kinerja di Polres Ende, Kapolres: untuk Pembenahan
Wabup Sikka Tegaskan Lima Hal Saat Apel ASN
Keluh Pengguna Jalan Gako-Bajawa–‘Jalan Digali Dibiarkan Lubang Menganga’
Kuasa Hukum Keluarga Korban Noni Apresiasi Kejari Sikka dan Dukungan di Tingkat Nasional
PKB Berperan Penting untuk Program Nasional
PKB Gelar Muscab Tiga Kabupaten di Bajawa–Ruang Merumuskan Gagasan dan Keputusan Strategis
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:44 WITA

Pempus Diminta Tinjau Kembali OSS

Senin, 27 April 2026 - 18:31 WITA

Bupati Ngada Serahkan SK Pengelolaan Hutan Desa Inerie–Memaksimalkan Hasil Pertanian dan Perkebunan

Senin, 27 April 2026 - 17:45 WITA

Itwasda Polda NTT Lakukan Audit Kinerja di Polres Ende, Kapolres: untuk Pembenahan

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WITA

Wabup Sikka Tegaskan Lima Hal Saat Apel ASN

Senin, 27 April 2026 - 12:28 WITA

Keluh Pengguna Jalan Gako-Bajawa–‘Jalan Digali Dibiarkan Lubang Menganga’

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Pempus Diminta Tinjau Kembali OSS

Senin, 27 Apr 2026 - 18:44 WITA

Nusa Bunga

Wabup Sikka Tegaskan Lima Hal Saat Apel ASN

Senin, 27 Apr 2026 - 14:00 WITA