ENDE, FLORESPOS.net-Maskot Piala Gubernur Liga IV ETMC XXXIV Ende tahun 2025, Jata Bara (elang putih) mengiringi kontingen tuan rumah, Perse Ende masuk ke lapangan saat parade kontingen di opening seremoni turnamen ini di Stadion Marilonga, Minggu (9/11/2025) malam.
Saat masuk lapangan Jata Bara membawa bola berukuran besar mengiringi kontingen Perse.
Begitu Jata Bara sampai di tengah lapangan langsung disambut oleh maskot dari PSN Ngada, Jara Mazi (si Kuda Lincah).
Keduanya melakukan atraksi menggiring bola dan berpelukan sambil melambaikan tangan ke penonton di tribun utama dan ekonomi.
Aksi keduanya menyedot perhatian publik di Stadion Marilonga.
Aksi itu menyampaikan pesan bahwa sepak bola adalah ruang menjaga persaudaraan dan menyatukan perbedaan.
Kedua lelaki yang mengenakan maskot itu adalah Yoga Tibo (Jata Bara) dan Ino Tena Jara Mazi.
Usai melakukan atraksi di lapangan keduanya mengatakan aksi itu menyampaikan pesan persahabatan untuk seluruh peserta turnamen dan penonton.
Aksi keduanya juga ingin menyampaikan pesan khusus untuk pendukung Perse dan Citra Bakti Ngada yang akan berlaga pada partai pembuka Piala Gubernur Liga IV ETMC XXXIV 2025.
“Persahabatan dan persaudaraan, itu pasan yang ingin kita sampaikan saat aksi tadi. Sepak bola adalah ruang bagi kita untuk pererat persaudaraan bukan untuk membangun konflik,” kata Yoga.
Ino Tena mengatakan, sepak bola adalah sebuah pertandingan namun rivalitas itu hanya terjadi di lapangan. Ia mengatakan di luar lapangan Ende- Ngada adalah saudara.
“Saya senang kami bisa menampilkan atraksi tadi. Kami ingin sampaikan bahwa kita saudara dan harus dijaga selamanya,” katanya.
Jata Bara adalah burung elang putih yang hidup di Flores dan kini terancam punah. Pemilihan Jata Bara sebagai maskot dari turnamen ini memberikan pesan publik untuk melindungi satwa endemik tersebut.
Turnamen Piala Gubernur Liga IV ETMC XXXIV 2025 di Ende dibuka oleh gubernur NTT, Melki Laka Lena.
Opening Seremoni Piala Gubernur Liga IV ETMC XXXIV berlangsung meriah dengan berbagai suguhan acara dan parade kontingen.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










