MAUMERE, FLORESPOS.net-Semenjak tahun 2007 Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere sudah diusulkan ke Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) saat itu termasuk ketika Menteri Pendidikan Nasional dijabat Muhammad Nuh.
Bahkan hingga era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama 2 periode berakhir dan berlanjut ke era Presiden Joko Widodo yang juga menjabat selama 2 periode,status penegerian Unipa belum terlaksana.
“Seluruh dokumen sudah diajukan sejak tahun 20207 namun mengalami stagnan karena ada pergantian pemerintahan terutama ada pergantian di Dirjen Dikti,” ujar Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Nusa Nipa, Drs.Sabinus Nabu, Sabtu (25/10/2025).
Sabinus mengatakan, Dirjen Dikti di Kementerian Pendidikan saat itu dijabat Prof Nizam yang memberikan harapan agar Unipa menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) namun dirinya tidak berdaya dan menjadi pelaksana tugas,
Sesudahnya sebut Sabinus, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan moratorium terkait dengan alih status Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
“Selaku keta yayasan saya berterima kasih kepada Gubernur NTT dimana sudah angkatan ke-26 wisuda dan ini pertama kali Gubernur NTT datang ikuti wisuda,” ungkapnya.
Sabinus menyebutkan, kehadiran Gubernur NTT Melki Laka Lena merupakan kado terbaik bagi Unipa yang telah berdiri 20 tahun dan telah menghasilkan hampir 10 ribu sarjana.
“Saya harapkan bantuan Gubernur NTT yang juga ketua DPD I Partai Golkar NTT sehingga dapat melalui jalur politik bisa mengusulkan agar Unipa Maumere bisa menjadi unversitas negeri,” ucapnya.
Sabinus menerangkan, Gubernur NTT Melki Laka Lena menawarkan membantu proses penegerian Unipa sebab menurutnya Flores sudah pantas berdiri sebuah universitas negeri.
Melki katakan, karena Unipa mempunyai sejarah yang panjang keterlibatan Pemda Sikka sebagai pihak yang menginisiasi dan memfasilitasi sehingga akan lebih mudah kalau perubahan status itu terjadi di Unipa.
“Saya Sabinus Nabu selaku ketua yayasan, orang yang menggagas dan menyiapkan segala dokumen sejak berdirinya Unipa tahun 2003 hingga hari ini berkomitmen agar Unipa bisa menjadi universitas negeri,” tegasnya.
Sabinus mengatakan, atas dasar itu, dengan segala kesadaran dan kemauan dirinya menginvestasikan seluruh kekayaan yayasan di tanah milik Pemda Sikka agar tidak terjadi pemindahan aset kepemilikan tersebut.
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan moratorium sejak 1 Agustus 2013 dan pada bulan Juni tahun 2015 Presiden Jokowi meminta evaluasi terhadap proses alih status PTS menjadi PTN, karena terdapat sejumlah masalah.
Pada bulan Januari 2016 Jokowi kembali menegaskan moratorium alih status PTS ke PTN dalam rapat terbatas.
Pada bulan November 2017, moratorium juga diberlakukan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk pembukaan fakultas baru, khususnya di PTN, karena pembiayaan berasal dari negara.
Sementara di bulan Oktober 2019 Kemenristekdikti menyatakan tidak lagi menyetujui pembangunan universitas baru di Indonesia hingga tahun 2024. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










