Makipaket, Diduga Tempat Penyelundupan Hewan Betina di Nagekeo - FloresPos Net

Makipaket, Diduga Tempat Penyelundupan Hewan Betina di Nagekeo

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Makipaket, sebuah wilayah yang terletak di Kelurahan Mbay II, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sorotan publik. Karena diduga kuat menjadi tempat penyelundupan hewan betina dari wilayah Nagekeo menuju Jeneponto, Sulawesi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Florespos.net, Jumat (10/10/2025), diduga aksi penyelundupan ini telah berlangsung lama dan menjadi perhatian serius bagi masyarakat.

Penyelundupan hewan betina ini diduga dilakukan dengan cara mengirimkan hewan secara ilegal melalui jalur laut. Sebuah tangga untuk menaikan ternak ke atas kapal ditemukan di lokasi, yang semakin memperkuat dugaan bahwa Makipaket memang digunakan sebagai tempat penyelundupan.

Baca Juga :  Bangun Kesadaran Masyarakat, ACIL Ende Akan Bentuk Unit Bank Sampah di Desa dan Kelurahan

“Om kami sering lihat mereka muat hewan seperti kerbau, dan sapi betina di lokasi ini,” ujar seorang nelayan yang meminta namanya tidak di tulis saat di temui Florespos.net, di muara Makipaket, Kamis (9/10/2025) sore.

Menurutnya, pemuatan hewan betina tersebut di lakukan saat pada malam hari. Di mana saat air laut pasang naik.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas, Guru SMPK Frateran Ndao Ikut Workshop Penguatan Kurikulum Merdeka

“Mereka kalau mau muat itu di atas pukul 22 malam om. Pas air laut naik mereka arahkan kapal menyangkut hewan betina itu merapat dekat muara itu,” ujarnya.

Kata dia, pemuatan itu dilakukan dengan mengguna tangga. “Dari darat mereka pakai tarik. Sampai di kapal mereka gunakan tangga itu untuk menaikan ternak ke atas kapal,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini belum ada informasi resmi tentang upaya penindakan yang dilakukan oleh pihak berwenang menghentikan aksi penyelundupan ini. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Berita ini 431 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:31 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Berita Terbaru