Gagas Kerjasama Kembangkan Petani di Sikka, Apa Tantangan dan Harapannya - FloresPos Net

Gagas Kerjasama Kembangkan Petani di Sikka, Apa Tantangan dan Harapannya

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 08:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Bupati Sikka dalam kegiatan peresmian kantor KSP Kopdit Pintu Air Cabang Talibura mengharapkan agar para petani bisa menjadi supplier kebutuhan bahan pangan bagi dapur gizi.

Bupati Sikka juga mengharapkan agar ada kerjasama antara pemerintah dan pihak swasta termasuk koperasi agar bagaimana memberdayakan seluruh stakeholder petani khususnya dalam rangka pemenuhan stok bahan baku dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Jangan sampai semuanya dari luar. Jadi harus ada telur ayam, sayur,buah-buahan dan ayam dari Sikka untuk pemenuhan kebutuhan dapur MBG,” sebut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Senin (6/10/2025).

Baca Juga :  Menteri Agama: Kunjungan Paus Beri Pesan Kebersamaan di Tengah Perbedaan

Juventus katakan, untuk sampai pada tingkat itu, yang ditemukan selama ini adalah kadang-kadang para petani kekurangan modal sehingga tidak bisa mengembangkan usahanya.

Dia menegaskan hal ini akan didiskusikan di saat rapat bersama terkait MBG sehingga bisa mengundang segenap pemangku kepentingan termasuk pihak koperasi seperti KSP Kopdit Pintu Air.

“Itu lebih bagus lagi supaya kita cari skema terbaiknya bagaimana dengan potensi yang ada ini.Sehingga meningkatkan produktivitas dari para petani kita untuk menyiapkan bahan baku buat MBG,” ungkapnya.

Ketua KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano menyampaikan terima kasih karena Bupati Sikka sudah menyampaikan keinginannya untuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam hal ini gerakan pemberdayaan, koperasi-koperasi.

Baca Juga :  Bulog Maumere Salurkan Beras SPHP Sebanyak 568 Ton Bagi 28 Ribu Penerima

Dia mengatakan, pihaknya sangat mendukung namun bagaimana bila ada masyarakat yang nakal dimana setelah pihak koperasi memberikan dananya lalu kemudian mereka tidak bertanggung jawab.

“Alasan mereka usahanya bangkrut dan lain-lain. Jadi itu yang menjadi problem kita sehingga perlu dicari cara untuk mengatasinya,” ungkapnya.

Jano mencontohkan, saat ini di KSP Kopdit Pintu Air Cabang Talibura yang mana anggotanya berjumlah 7.082 tetapi yang aktif itu hanya 2.000-an dan pasifnya itu lebih tinggi,

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dorong Percepatan Inpres Jalan Daerah, Pemkab Nagekeo Konsultasi ke BPJN
Difasilitasi AWK, NTT Dapat 3.000 Dosis Semen Beku untuk Mendukung Sektor Peternakan
Kison Kogoya, Mahasiswa Uniflor Raih Juara Tinju Kelas Berat Rektor Cup III UPG45 Kupang
Nagekeo Bidik 3 Pelabuhan Baru, Pemkab Audiensi ke Bapenas dan Krakatau Bandar Samudera
PBVSI NTT Gelar Pelatihan Pelatih Lisensi Daerah Zona Flores-Lembata di Ende, Ini Kata PBVSI Ende
English Night Event Sukses, Elemen Warga Apresiasi Kemahiran Berbahasa Inggris Siswa SMAGER Reo
Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan RI, Bupati Flores Timur: Ini Rejeki dari Jakarta dan Kita Harus Bersyukur
Uniflor Adakan Festival Musik Antar Pelajar se NTT, Oston: Musik Adalah Pembentukan Karakter
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:03 WITA

Dorong Percepatan Inpres Jalan Daerah, Pemkab Nagekeo Konsultasi ke BPJN

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:34 WITA

Difasilitasi AWK, NTT Dapat 3.000 Dosis Semen Beku untuk Mendukung Sektor Peternakan

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:46 WITA

Kison Kogoya, Mahasiswa Uniflor Raih Juara Tinju Kelas Berat Rektor Cup III UPG45 Kupang

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:23 WITA

Nagekeo Bidik 3 Pelabuhan Baru, Pemkab Audiensi ke Bapenas dan Krakatau Bandar Samudera

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:25 WITA

English Night Event Sukses, Elemen Warga Apresiasi Kemahiran Berbahasa Inggris Siswa SMAGER Reo

Berita Terbaru