LARANTUKA, FLORESPOS.net-Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur mendapat bantuan 9 unit alat mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.
Bantuan Alsintan Kementan RI atas perjuangan dan pengawalan langsung dari Dewan Pimpinan Pusat Tani Mandiri Indonesia secara simbolis diserahkan oleh Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen kepada kelompok tani penerima manfaat, di Kantor Dinas Pertanian, Kamis (11/6/2026).
Hadir saat itu, Wakil Ketua DPP Tani Merdeka Indonesia, Wilfridus Yons Ebit, Anggota DPRD Yuven Hikon, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Flores Timur, Yosef Sadi Open, sejumlah Kepala Dinas, dan Kelompok Tani penerima bantuan Alsinfan.
Sembilan unit Alsintan bantuan tersebut masing-masing terdiri dari 4 unit traktor roda empat dan 5 unit traktor roda dua.
“Bantuan Alsintan tersebut bersifat hibah dan bantuan itu untuk kelola sesuai mekanisme dalam kelompok tani,’ kata Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Flores Timur, Yosef Sadi Open dalam laporan saat penyerahan.
Kelompok Penerima Manfaat
Yosef Open menyebutkan Kelompok Tani penerima manfaat 9 unit Alsintan dimaksud. Kelompok penerima manfaat traktor roda empat, yakni Kelompok Tani Merdeka Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri, Kelompok Tani Lemba Duli Desa Latonliwo, Kecamatan Tanjung Bunga, Kelompok Tani Lango Ono Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Flores Timur sebagai Brigade.
Sementara kelompok penerima manfaat traktor roda 2, yakni Kelompok Tani Ema Sare Desa Nuhalolon, Kecamatan Solor Barat, Kelompok Tani Ako Puken Desa Bandona, Kecamatan Tanjung Bunga, Kelompok Tani Ota Desa Sinar Hadi Gala, Kecamatan Tanjung Bunga, Kelompok Tani Riiana 1 Desa Hewa, Kecamatan Wulanggitang, dan Kelompok Tani Bunga Tanjung Desa Aransina, Kecamatan Tanjung Bunga.
Yosef Open berharap bantuan yang diterima itu dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan luas lahan yang tentu akan meningkatkan produksi pertanian para petani.
“Kami tidak menghendaki nasib traktor roda dua maupun roda empat yang diberikan akhirnya memberikan potret buruk sebagaimana alsintan yang telah diberikan pemerintah tahun tahun sebelumnya yang ada diberbagai desa termasuk traktor roda empat yang ada di Dusun Sina Mata Desa Riangkoli, Tanjung Bunga,” katanya.
Kita Harus Bersyukur
Sementara itu, Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen dalam sambutan sebelum penyerahan mengatakan, bantuan Alsintan pemerintah pusat itu merupakan kerja kolaborasi dan perjuangan dari Tani Merdeka Indonesia.
“Rejeki yang terjun dari Jakarta, alat sudah sampai di sini. Kita bersyukur rejeki yang disalurkan melalui Ebit ini,” katanya.
Bupati Anton Doni mengatakan, bantuan Alsintan tersebut bisa diperoleh melalui Yons Ebit yang kini menjabat Wakil Ketua DPP Tani Merdeka Indonesia.
“Ebit menjadi jembatan kita untuk mendapatkan bantuan ini. Kita masih kalah dengan Kabupaten Ngada yang dapat bantuan lebih banyak. Kedepan kita dapat lebih banyak,” katanya.
Bupati Anton Doni mengatakan, bantuan Alsintan yang didapat harus berkorelasi dengan hasil yang dilakukan oleh Kelompok Tani penerima manfaat.
“Traktor kita di kampung juga sudah seperti sapi yang berkeliaran. Kelompok tani nama saja, hanya ketua dan anggota, tidak jelas. Kelompok tani kedepan harus dibenahi. Kita mesti saling paham. Tutup buku yang kemarin dapat bantuan lalu tidak ada hasil. Akhir tahun ini atau tabun depan bisa lebih baik hasilnya,” katanya.
Bupati Anton Doni juga berharap agar bantuan yang diterima tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai peruntukan.
“Kita syukuri bantuan ini dengan cara urus barang bantuan ini dengan baik. Jangan berulang tahun lagi seperti yang lalu-lalu. Mesti ada peningkatan luas lahan dan hasil pertanian. Tidak ada gunanya kalau tidak ada peningkatan hasilnya,” katanya.
Disaksikan Florespos.net, pada kesempatan itu Bupati Anton Doni dan Wakil Ketua DPP Tani Merdeka Indonesia Wilfridus Yons Ebit melakukan uji coba menghidupkan mesin traktor yang ada di halaman Kantor Dinas Pertanian Flores Timur. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus










