Pemkab Manggarai Barat Batalkan Perdes Komodo - FloresPos Net

Pemkab Manggarai Barat Batalkan Perdes Komodo

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 09:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) NTT membatalkan Peraturan Desa (Perdes) Komodo, Kecamatan Komodo, tentang pungutan kepada wisatawan yang berkunjung ke desa tersebut, karena bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.

Demikian dikatakan Pius Baut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Mabar menanggapi Florespos.net, baru-baru ini di Labuan Bajo.

Nada serupa sebelumnya disampaikan Bupati Mabar, Edistasius Endi, menanggapi media ini di Labuan Bajo. Namun orang nomor satu Mabar tersebut minta konfirmasi Kadis PMD, Pius Baut, karena detailnya ada di instansi besar sangkutan.

Menurut Kadis Baut, Pemkab Mabar membatalkan Perdes Komodo tentang pungutan kepada wisatawan yang berkunjung ke desa tersebut per Agustus 2025.

Diungkapkan, terkait Perdes Desa Komodo yang memuat pungutan kepada wisatawan, pihaknya sudah memanggil Kepala Desanya, dan memeriksa produk Perdesnya.

Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan, Polres Ende Targetkan Tanam Jagung di Lahan Seluas 1.704 Hektar

Setelah diperiksa, pertama, produk Perdes itu ternyata memang tidak memenuhi standar dalam penyusunan sebuah peraturan desa.

Kedua, Perdes tersebut bertentangan dengan aturan-aturan lebih tinggi berkaitan pajak dan retribusi di dalam Taman Nasional, dalam hal ini Taman Nasional Komodo (TNK), Mabar.

“Untuk itu kami menyampaikan kepada Pemerintah Desa (Komodo) untuk itu (Perdes) dibatalkan, dan itu sudah dibatalkan sejak sebulan lalu,” ujar Kadis Baut.

Sejak pembatalan itu, lanjut Kadis Baut, pihaknya juga mendorong mereka (Pemdes Komodo) untuk membuat regulasi terkait potensi lain di Pulau (Desa) Komodo.

Sebab, di Desa Komodo ada potensi wisata budaya. Sehingga PMD mendorong itu. Itu yang punya peluang untuk pendapatan desa. Mereka bisa mengemas daya tarik dari sisi wisata budaya di kampung Komodo, Desa Komodo, pulau Komodo, Kecamatan Komodo itu.

Baca Juga :  ADPRD Manggarai Barat Usul Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Dicabut

Artinya mereka menjual budaya. Mereka menampilkan pertunjukan dan seterusnya di kampung Komodo. Itu peluang, karena laporan dari desa cukup banyak wisatawan yang berkunjung ke kampung Komodo.

“Untuk memungut dari sisi objek wisata destinasi Taman Nasional Komodo sudah tidak boleh kan? Kan dia bertentangan dengan peraturan-peraturan lebih tinggi,” komentar Kadis Baut.

“Makanya mungkin adalah mereka menjual atraksi wisata budaya itu yang kita dorong kemarin ya, begitu ya,” sambungnya lagi.

Diberitakan media ini sebelumnya, dewan ingatkan Pemkab Manggarai Barat segera sikapi Perdes pungutan Desa Komodo. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 1,456 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA