Simak Pernyataan Kapolres Sikka dan PMKRI Maumere Saat Demo di Depan Mapolres Sikka - FloresPos Net

Simak Pernyataan Kapolres Sikka dan PMKRI Maumere Saat Demo di Depan Mapolres Sikka

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 16:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Santo Thomas Morus menggelar demo di Markas Kepolisian Resort (Polres) Sikka dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka.

Puluhan mahasiswa tersebut menggelar aksi sekitar pukul 10.00 Wita di Mapolres Sikka persis di depan pintu masuk sebelah timur Mapolres Sikka dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

“Perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging tetapi melawan kebijakan pemerintah, penguasa yang gelap, melawan roh-roh yang ada di udara,” sebut Fabianus Rowa, Ketua PMKRI Maumere Cabang Santo Thomas Morus, Senin (1/9/2025).

Fabianus membacakan pernyataan sikap PMKRI Maumere yang dengan tegas mendesak evaluasi secara menyeluruh institusi Polri termasuk peraturan yang terkait pengendalian massa aksi.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Benarkan Pemeriksaan Seorang Anak Sebagai Saksi, Namun Dia Hanya Ketahui Kasus Pembunhan di Rubit dari Medias Sosial

PMKRI Maumere mendesak hentikan segala bentuk represif aparat terhadap massa aksi dan usut tuntas seluruh aparat pembunuh, aktor lapangan hingga pemberi perintah dan mencari penanggung jawa umum terkait tragedi berdarah 28 Agustus 2025.

Reformasi total Dewan Perwakilan Rakyat dengan agenda, turunkan gaji dan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dengan batas total take home pay maksimal lima kali upah minimum regional disertai kejelasan dan transparansi besaran gaji.

“Pecat anggota DPR yang terbukti menghina rakyat atau hanya mewakili kepentingan partai politik.Rampingkan anggaran dan jumlah anggota DPR.Potong semua anggaran yang tidak urgent bagi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolres Ende Silaturahmi ke Istana Keuskupan Agung Ende

PMKRI Maumere juga mendesak, audit secara transparan lewat badan pengguna anggaran DPR yang mencapai Rp 9,9 triliun rupiah per bulan.

Selain beberapa hal yang menjadi pernyataan sikap, PMKRI Cabang Maumere menegaskan beberapa hal yang perlu untuk ditaati sebagai masyarakat sipil dan sebagai massa aksi demonstran.

Ia mengatakan, kepada seluruh massa aksi agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang memecah belah bangsa ini dan tidak melakukan pengerusakan dan penjarahan dalam setiap agenda aksi.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Tim Poskesdes Mata Air Kecamatan Reok Kunjungi Ibu Hamil di Tengah Guncangan Gempa Flores
Yapersukma Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa Flores
Keluarga Jacob Nuwa Wea Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Nagekeo
Club Renang Mbira Mera Ende Kembali Kirim 2 Atlet ke Bangkok
Stok Bantuan Menipis Warga Terdampak Gempa Flores di Palue Minta Perhatian Pemerintah
Bupati Sikka Apresiasi Respons Cepat Menteri PU, Sejumlah Infrastruktur Rusak Gempa Segera Diasessment
Satgas Pastikan Bantuan untuk Pelajar Terdampak Gempa Flores di Sikka Sudah Disalurkan
Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:49 WITA

Tim Poskesdes Mata Air Kecamatan Reok Kunjungi Ibu Hamil di Tengah Guncangan Gempa Flores

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Yapersukma Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa Flores

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Keluarga Jacob Nuwa Wea Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Nagekeo

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Club Renang Mbira Mera Ende Kembali Kirim 2 Atlet ke Bangkok

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:11 WITA

Stok Bantuan Menipis Warga Terdampak Gempa Flores di Palue Minta Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Club Renang Mbira Mera Ende Kembali Kirim 2 Atlet ke Bangkok

Senin, 24 Agu 2026 - 11:17 WITA