924 Kasus Gigitan HPR di Manggarai Barat, Dewan Ingatkan Ancaman Sektor Pariwisata - FloresPos Net

924 Kasus Gigitan HPR di Manggarai Barat, Dewan Ingatkan Ancaman Sektor Pariwisata

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 18:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT menguatirkan. Sedikitnya  sudah 924 kasus gigitan selama 7 bulan terakir pada 2025 di daerah tersebut.

Meski tidak ada korban meninggal, 924 kasus gigitan memantik reaksi keras 2 anggota DPRD Mabar, yakni Martinus Mitar dan Hasanudin dalam satu kesempatan bersama Florespos.net di Labuan Bajo belum lama ini.

Keduanya mengingatkan, rabies adalah ancaman nyata di tanah Flores, termasuk Mabar. Mabar bagian dari Flores yang selama ini konon sudah endemik rabies.

Bagi masyarakat Flores dan Mabar khususnya, rabies adalah momok menakutkan. Kabarnya banyak warga mati karena digigit anjing atau tercakar kucing atau kera yang terpapar rabies. Ketiga binatang tersebut HPR.

Baca Juga :  Jangan Abaikan Investasi di Darat Manggarai Barat

Masih keduanya, ancaman nyata itu tidak hanya buat nyawa manusia, tetapi juga terhadap dunia usaha, khususnya sektor pariwisata Mabar khususnya yang adalah destinasi super prioritas/super premium.

Diminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar, dalam hal ini dinas teknis, agar terus bekerja maksimal mengatasi HPR di Mabar.

Pastikan dinas teknis rutin melakukan vaksinasi HPR demi keselamatan masyarakat dan pariwisata Mabar.

Baca Juga :  Polda NTT Tetapkan Nahkoda dan ABK KM Putri Sakinah Tersangka Tenggelamnya Kapal

Vaksin tidak hanya untuk HPR, tetapi juga buat masyarakat yang sudah tergigit HPR. Pastikan stok vaksin untuk manusia maupun HPR selalu ada di gudang obat (vaksin) di Pemkab Mabar atau dinas-dinas teknis/terkait.

Bila perlu anjing, kucing, kera liar yang ada di tanah Mabar dibasmi total. HPR yang lepas liar/bebas, tidak mau diikat/ dikandang oleh pemiliknya juga tidak perlu ragu untuk dieliminasi total.

“Ingat, rabies berhubungan dengan nyawa manusia. Seseorang yang digigit HPR, berarti persoalan hidup atau mati,” ujar Mitar, eks Ketua DPRD Mabar itu.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita
20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni
Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP
Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan
Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP
Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif
Bupati Sikka Ajak PSMTI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ketua DPD PAN Flores Timur: Muscab Pondasi Penting Melangkah Lebih Maju
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:20 WITA

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:35 WITA

20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:54 WITA

Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:38 WITA

Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:27 WITA

Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:20 WITA

Opini

Krisis sebagai Penggerak Transformasi

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:05 WITA