MAUMERE, FLORESPOS.net-Personil Komando Distrik Militer (Kodim) 1603 Sikka menyalurkan beras murah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke masyarakat.
Hingga tanggal 25 Agustus 2025, Kodim 1603 Sikka sudah menyalurkan sebanyak 89 ton dan disalurkan ke berbagai wilayah hingga ke desa-desa pelosok di berbagai kecamatan di Kabupaten Sikka.
“Kami diminta untuk mendistribusikan pangan murah ke masyarakat agar mengurangi laju inflasi.Agar harga berasnya stabil dan tidak meningkat,” sebut Dandim 1603 Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, Selasa (26/8/2025).
Denny mengatakan, seluruh personil Kodim 1603 Sikka sebanyak 150 orang dikerahkan sebab targetnya dari bulan Agustus hingga Desember 2025 sudah harus tersalurkan sebanyak 2.564 ton.
Beras dari Bulog Maumere ini dijual ke masyarakat dengan harga Rp12 ribu per kilogram dimana para Babinsa dan Koramil turun langsung ke masyarakat dan melakukan pendataan.
“Sistemnya para Babinsa dan Koramil turun langsung ke masyarakat di desa-desa mendata berapa keperluan. Setelah itu baru beras SPHP disalurkan ke masyarakat sesuai kebutuhan,” terangnya.
Denny menambahkan, Kodim 1603 Sikka juga akan menyalurkan beras SPHP beberapa desa di wilayah kepulauan seperti ke Pulau Pemana, Palue, Suku, Kojagete, Kojadoi dan Parumaan.
Namun pihaknya masih menghitung biaya transportasinya sebab meskipun ada biaya transportasi tapi harganya tetap masih di bawah harga pasar sebab beras SPHP maksimal dijual Rp13.100 per kilogram.
“Animo masyarakat untuk membeli beras murah,beras SPHP sangat tinggi karena harga jualnya di bawah harga jual di pasar,” ungkapnya.
Kepala Bulog Cabang Maumere, Marten Luther Sesa mengatakan, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Maumere bersama mitra yakni Polres Sikka, Kodim 1603 Sikka, Lanal Maumere dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sikka melaksanakan Gerakan Pangan Murah.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










