Warga Lape Nagekeo Ditemukan Meninggal di Bedeng Sawah Miliknya - FloresPos Net

Warga Lape Nagekeo Ditemukan Meninggal di Bedeng Sawah Miliknya

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 10:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Warga Kelurahan Lape, Kabupaten Nagekeo yang diketahui bernama Yosep Seso (44) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di bedeng sawah miliknya, Selasa (27/5/2025).

Yosep Seso ditemukan oleh keluarga dan warga dalam keadaan tersungkur di bedeng sawah. Warga kemudian melaporkan kepada polisi dan membawa jenazah Yosep Seso ke RSUD Aeramo.

Informasi yang dihimpun Florespos.net dari keluarga menyatakan Yosep Seso pergi ke kebun pada Senin (26/5/2025) pagi dan tidak pulang ke rumah hingga malam hari.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Nagekeo Genjot PTSL 2026 dan Pendaftaran Tanah Ulayat di Dua Desa

“Bapak pergi ke kebun untuk bajak sawah dari Senin (26/5/2025)  tapi sampai malam pun tidak pulang,” kata Maria Oktofania Fonga, anak Yosep Seso kepada Florespos.net, ruangan RSUD Aeramo.

Maria mengatakan keluarga kemudian menyusul ke kebun dan melakukan pencarian hingga pukul 21.00 Wita tapi tidak menemukan sang ayah.

Pada Selasa (27/5/2025) pagi, ibu dan anak korban melakukan pencarian lagi dan meminta bantuan warga untuk mencari korban.

“Setelah kami cari dengan warga akhirnya om Vinsensius Amu menemukan bapak dalam keadaan tersungkur di tengah bedeng sawah dan dalam keadaan sudah meninggal dunia,” kata Maria.

Baca Juga :  Inovasi Literasi Berbasis Pertanian di Nagekeo: Menggabungkan Pendidikan dan Pertanian

Setelah menemukan jenazah, keluarga dan warga langsung menginformasikan kepada polisi dan kemudian mengevakuasi jenazah ke rumah sakit.

PLH Kapolsek Aesesa, Iptu Daniel Melki Tunu, turun ke TKP dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit setelah menerima laporan dari keluarga dan warga.

Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab meninggalnya Yosep Seso. Pihak kepolisian masih olah TKP.*

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Willy Aran

Berita Terkait

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Berita ini 2,470 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 September 2026 - 19:40 WITA

Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih

Berita Terbaru

Advertorial

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 Sep 2026 - 20:11 WITA