MBAY, FLORESPOS.net-Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air ke XXVII Tahun Buku 2022 diselenggarakan pada Kamis dan Jumat (4-5/5/2023). Selain secara offline, RAT tersebut, juga diselenggarakan secara virtual.
Pengurus Komite Kopdit Pintu Air, Pengurus Cabang dan Pengurus Komite Kelompok serta sejumlah perwakilan anggota Kopdit Pintu Air Cabang Mbay mengikuti RAT secara virtual dari Kantor Kopdit Pintu Air Cabang Mbay.
Perwakilan anggota dari Mbay dipercayakan kepada Wim de Rozari mewakili anggota Area Flores Barat 2. Dia mewakili untuk menyampaikan usulan dan saran pada RAT secara virtual dari Mbay, Jumat (5/5/2023).
Komite Cabang Kopdit Pintu Air Mbay, Servatius Paga mengatakan Kopdit Pintu Air yang saat ini berjumlah 359 ribu lebih anggota. Sesuai yang telah disepakati dalam Pra RAT Tahun Buku 2022, sistem RAT dibagi dalam dua sistem, yaitu virtual dari masing-masing cabang dan satu orang anggota mewakili tiap area mempunyai hak bicara.
Pelaksanaan RAT Kopdit Pintu Air secara offline berlangsung di Kantor Pusat di Dusun Rotat, Desa Lodagahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.
Kepada Pengurus Komite Kelompok untuk terus melayani anggota dalam kasih.Kopdit Pintu Air lahir dalam semangat solidaritas yang diwujudkan dalam berbagai bentuk produk pelayanan yang dimilikinya.
“Dalam waktu tidak lama lagi KCP Nangaroro dan lahir dari cabang Mbay. Ini bukti bahwa Kopdit Pintu Air terus berkembang,” ungkapnya.
Camat Aesesa, Yakobus Laga Kota pada kesempatan itu mengatakan, Kopdit Pintu Air yang hadir di Mbay, Kabupaten Nagekeo telah berbuat banyak bagi kesejahteraan masyarakat.
Kopdit ini menjadi penyokong kehidupan ekonomi masyarakat. Kopdit Pintu Air melalui luncuran dana segar di berbagai kelompok telah membantu masyarakat dalam modal usaha masyarakat Aesesa dan lembaga keuangan lain.
Diungkapkannya, ke depan masyarakat petani di Mbay akibat penutupan air guna perbaikan bendungan maka akan berimplikasi langsung dengan usaha mereka terutama yang berprofesi sebagai petani.
Untuk itu diharapkannya Kopdit Pintu Air dapat pula mempertimbangkan tentang proses kredit dan cicilan sehingga dapat dilakukan strategi pengembalian pinjaman atau strategi lainnya yang tidak membebani anggota.
Pintu Air sebagai Kopdit Nasional di Indonesia, menurutnya dapat terus membantu masyarakat mengatasi keterbatasan dan kesulitan yang dialami.
Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Nagekeo, Djawaria KM Simporosa pada kesempatan tersebut juga mengatakan, Kopdit Pintu Air sebagai Kopdit Nasional telah mencatat sejarah sebagai Kopdit yang berkualitas.
Koperasi yang baik biasanya apabila mengajak orang untuk masuk menjadi anggota tidak terlalu susah karena masyarakat mengetahui track recordnya.
Kepada perwakilan anggota, saat itu Tiel Djawaria meminta menjadi anggota yang baik dan bertanggung jawab di mana harus menyimpan secara teratur juga mengembalikan pinjaman secara bertanggung jawab bagi yang kredit.
Menurutnya, ada Koperasi besar yang ada di Kabupaten Nagekeo yang juga mengkhawatirkan karena jumlah anggota yang makin berkurang dan utang yang berada di anggota masih banyak.
Manajemen pengelolaan koperasi yang tidak bagus akan membuat koperasi tersebut tidak bisa berkembang.
“Manajemen Kopdit Pintu Air sudah tidak diragukan lagi. Koperasi kredit lainnya bisa studi banding di Koperasi Pintu Air,” ajaknya.
Manajer Pintu Air Cabang Mbay, Donatus Bhia usai RAT mengatakan, jumlah anggota Kopdit Pintu Air Cabang Mbay sebanyak 8.852 orang dengan simpan saham sebesar Rp19.329.844.905 dan Simpanan Non Saham sebesar Rp20.514.706.302.
Dengan Aset sebesar Rp60.120.820.377, Kopdit Pintu Air Cabang Mbay meliputi wilayah kerja di Kecamatan Aesesa, Aesesa Selatan, Nangaroro, Boawae dan Keo Tengah di Kabupaten Nagekeo.
Anggota juga banyak yang berasal dari Kecamatan Riung, Riung Barat,Soa dan Wolomeze di Kabupaten Ngada.
Manajer Pintu Air Area Flores Barat 2, Maria M. Y. Bupu saat dihubungi Florespos.net per telepon usai RAT Kopdit Pintu Air tersebut mengatakan, Kopdit Pintu Air Area Flores Barat 2 meliputi wilayah kerja 12 cabang antara lain Cabang Labuan Bajo, Lembor, Ruteng, Kisol, Aimere, Bajawa, Mataloko, Boawae, Mbay, Ende, Ndona dan Maukaro.
Menurutnya kegiatan RAT berjalan dengan baik mulai dari misa syukur dan pembukaan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang dilakukan secara virtual.
Menteri Teten juga memberikan motivasi kepada dirinya serta segenap Manajemen Kopdit Pintu Air untuk terus melakukan pelayanan maksimal kepada anggota. *
Penulis : Wim de Rozari/Editor: Wentho Eliando











