Lima Gubernur Miliki Kisah dengan Mgr. Petrus Turang

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025 - 21:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, FLORESPOS.net-Sebanyak lima gubernur di Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki kisahnya masing- masing dalam relasi hubungannya dengan Mgr. Petrus Turang selama 27 tahun mengemban tugas pengembalaan sebagai Uskup Agung Kupang.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lana sampaikan ini ketika memberi sambutan pada misa pemakaman Mgr. Emeritus Petrus Turang di Gereja Kristus Raja Katedral Kupang, Selasa (8/4/2025).

Melki menyebutkan, selain dirinya empat gubernur terdahulunya tentu memiliki kisah tersendiri dengan Mgr. Petrus Turang. Keempat gubernur itu yakni Herman Musakabae, Piet Alexander Tallo (almarhum), Frans Lebu Raya (almarhum), dan Viktor Bungtilu Laiskodat.

Menurutnya, selama mengemban tugas kegembalaan sebagai Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang sangat aktif berdialog dengan pemerintah dan agama lain untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengenal Mgr. Petrus Turang sebagai pribadi apa adanya dalam kasih. Beliau teguh dalam prinsip, tapi lembut dalam cara. Beliau adalah pemimpin yang tegas dan lugas,” kata Melki.

Baca Juga :  Bulog Tetapkan HET Sembako--Warga Aktif Laporkan Pelanggaran

Lebih lanjut mantan anggota DPR RI ini menyatakan, Mgr. Petrus Turang juga adalah pribadi yang rendah hati, memiliki komitmen yang kuat dan bekerja untuk orang kecil. Beliau punya perhatian yang tinggi di bidang pemberdayaan serta mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Rasa kehilangan ini bukan hanya dialami umat Katolik tapi masyarakat NTT. Beliau bukan lagi putra Manado, melainkan putra NTT. Beliau adalah primus inter pares,” ungkap Melki dengan suara terbata- bata menahan tangis.

Ia menyampaikan, wilayah kegembalaan Keuskupan Agung Kupang mencakup 40 persen wilayah NTT. Beliau bukan hanya menjadi gembala untuk umat Katolik, tapi semua umat beragama di NTT, khususnya di wilayah Keuskupan Agung Kupang.

Pada kesempatan itu Melki mengenang peristiwa setahun lalu di Gereja Kristus Raja Katedral Kupang ini saat tahbisan Uskup Hironimus Pakaenoni pada 9 Mei 2024. Saat itu beliau yang paling aktif saat acara tahbisan dimaksud.

Baca Juga :  BPBD Manggarai Sudah Mulai Banyak Terima Laporan Bencana Alam

Senada disampaikan Uskup Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, M.S.C ketika memberi sambutan sebagai uskup dan mewakili keluarga. Sebagai uskup emeritus, Mgr. Petrus Turang tetap memiliki komitmen untuk berbuat yang terbaik di akhir- akhir hidupnya.

Ketika sudah jadi emeritus dan kembali ke Manado, Mgr. Petrus Turang memilih tinggal di rumah keuskupan. Beliau membangun rumah tua yang sebelumnya terbakar guna membuat program pemberdayaan.

“Beliau mau tinggal di rumah itu dan mengolah lahan untuk program pemberdayaan. Kita kehilangan tapi bersyukur atas berbagai kesaksian hidup yang ditunjukkan Mgr. Petrus Turan semasa hidupnya,” papar Mgr. Benedictus.

Ia menambahkan, Mgr. Petrus Turang punya kepedulian yang tinggi membangun iman dan pemberdayaan umat. Sebuah nilai yang diwariskan beliau adaah manusia hidup untuk menghidupi orang lain. Karena itu, ketika menghadapi kesulitan, beliau selalu ajak untuk segera mencari jalan keluar.*

Penulis : Leo Ritan

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati
Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD
Curah Hujan Tinggi, Produksi Cengkih di Manggarai Barat Diprediksikan Menurun
Soal Kecelakaan Laut, Camat Iwan: Selalu Kambing Hitamkan Pemkab Manggarai Barat
Tim SAR Gabungan Intensif Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai Manggarai
Besok, DPRD Ende Undang OPD Terkait Bahas Dugaan Temuan Rp 7 Miliar
Sosok Siswa Tenggelam di Tiwu Pai di Mata Romo Enchik Kasek SMPK Fransikus Ruteng
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:27 WITA

Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:46 WITA

Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:48 WITA

Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:33 WITA

Curah Hujan Tinggi, Produksi Cengkih di Manggarai Barat Diprediksikan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:13 WITA

Tim SAR Gabungan Intensif Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai Manggarai

Berita Terbaru