Banjir Porakporandakan Kaburea Nagekeo, Lumbung Garam Lenyap - FloresPos Net

Banjir Porakporandakan Kaburea Nagekeo, Lumbung Garam Lenyap

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Dusun Kaburea, Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT, porak poranda diterjang banjir pada Jumat 6 Maret 2026 dini hari.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, kecuali korban material, termasuk lumbung garam milik warga setempat lenyap ditelan banjir.

Demikian Suprianto, warga setempat melalu WA group yang diterima media ini di Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT pada Sabtu (7/3/2026).

Suprianto yang mengaku penduduk Dusun Kaburea, RT 013 itu mengungkapkan, bencana tersebut terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 01 dini hari Wita.

Baca Juga :  PAN Manggarai Barat Segera Buka Pendaftaran Pilkada Tanpa Mahar

Banjir tersebut, ungkap Suprianto, disertai gelombang besar dan angin kencang. Akibatnya lampu padam serta akses internet terputus. Tidak ada korban jiwa.

Sedangkan korban material, lanjut Suprianto, banyak. Antara lain rumah, sawah, kuburan, masjid, TK dan SDN Kaburea terendam banjir.

Jalan juga rusak. Bahkan lumbung garam milik warga lenyap karena tersapu arus banjir. “Kejadian ini berlangsung pada malam hari,” tulis Suprianto.

Masih dia, banjir masuk dari kali tertahan dengan air laut pasang, akhirnya luapan air sungai masuk ke pemukiman warga. Di sisi lain, pinggir kali tidak ada tanggul.

Baca Juga :  Viral Video Dugaan Oknum Polres Sikka Mabuk dan Minta Jatah Preman Dibantah Pemilik Kios

Supriyanto berharap Badan Penanggulangan Bencana Nagekeo sesegera mungkin turun ke lapangan, Dusun Kaburea.

Juga Bupati dan Wakil Bupati serta anggota DPRD Nagekeo. DPRD Provinsi NTT juga mesti turut serta membantu warga Kaburea yang terdampak banjir tersebut.

Kejadian ini, masih Supriyanto, berulang setiap tahun. Sangat berharap diadakan tanggul penahan abrasi. Tanggul sungai setempat juga sesegera mungkin dibangun, tutupnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
Berita ini 195 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WITA

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Berita Terbaru