MAUMERE, FLORESPOS.net-Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Sikka melaksanakan kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IpeKB) Kabupaten Sikka.
Ketua IPeKB Provinsi NTT, Nikodemus mengatakan,kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus IPeKB merupakan kegiatan organisasi protesi bagi penyuluh keluarga berencana yang ada di semua kabupaten dan kota.
“Tujuan pembentukannya agar ada sebuah legalitas secara menyeluruh bagi petugas-petugas yang ada sampai ke setiap kabupaten dan kota,” sebut Nikodemus, Kamis (31/7/2025).
Niko sapaannya mengatakan, untuk Provinsi NTT sampai dengan saat ini sudah terbentuk di 18 kabupaten dan kota dari 22 kabupaten dan kota dan berada dibawah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTT.
Ia menyebutkan, jumlah penyuluhnya berbeda-beda sebab dari provinsi yang akan melakukan analisa beban kerja dan untuk Kabupaten Sikka terdapat 24 penyuluh Keluarga Berencana (KB).
“Sekarang kan untuk pembatasan anak tidak lagi dan kita sudah ganti slogannya semua melalui perencanaan, jadi kita lebih fokus kepada edukasinya saja,” terangnya.
Niko menyebutkan, untuk NTT sekarang yang urgent kita lakukan terkait penanganan stunting, melakukan penyuluhan dan penyadaran kepada masyarakat terkait stunting.
Ia memaparkan, tugas utama Penyuluh Keluarga Berencana (KB) adalah melakukan pengelolaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di lapangan.
“Termasuk penyuluhan, pelayanan, penggerakan, dan pengembangan program. Para penyuluh juga berperan dalam memberikan informasi dan konseling kepada masyarakat mengenai keluarga berencana dan kesehatan reproduksi,” terangnya.
Niko memaparkan, terkait penyuluhan dan pemberdayaan, para penyuluh KB bertugas memberikan informasi dan edukasi kepada individu dan keluarga tentang program KKBPK, termasuk manfaat KB, cara penggunaan alat kontrasepsi dan pentingnya perencanaan keluarga.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










