Speedboat dan Open Deck di Manggarai Barat Luput Pajak, Wabup Weng: Tiada Aturan - FloresPos Net

Speedboat dan Open Deck di Manggarai Barat Luput Pajak, Wabup Weng: Tiada Aturan

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 19:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) dari sektor pariwisata tergolong menjanjikan karena memiliki potensi besar, antara lain wisata bahari.

Namun potensi wisata laut tersebut sepertinya ada yang lolos dari pungutan pajak dan retribusi sebagai “mesin uang” PAD setempat Mabar, di antaranya speedboat dan kapal open deck.

Konon kabar, dari berbagai  angkutan laut terkait aktivitas kepariwisataan di Mabar,  baru kapal pinisi yang dikenai pungutan pajak/retribusi yaitu pajak hotel dan restoran hotel terapung. Ada Peraturan Daerahnya (Perda).

Baca Juga :  Tim Kemenag RI Verifikasi Dokumen dan Fakta Lapangan, Penetapan Penegerian SMAK Santo Mikhael Solor

Sedangkan speedboat dan open deck tidak dikenai pajak-retribusi, meski aktivitas keduanya sama-sama angkut tamu/wisatawan/tiris dalam wilayah laut Mabar.

Wakil Bupati (Wabup) Mabar, Yulianus Weng menanggapi Florespos.net, baru-baru ini beralasan, tidak dikenakan pajak/retribusi terhadap speedboat dan open deck, antara lain tidak ada turan/regulasi yang mengatur hal itu.

Kedua angkutan laut tersebut juga tidak ada kebin. Perda Mabar soal ini tidak ada karena aturan lebih tinggi tak ada yang mengatur tentang hal dimaksud.

Baca Juga :  Pemkab Manggarai Barat Harus Konsen Urus Pangan

“ Dasar apa kita pungut pajak. Aturan, regulasi tidak ada. Kena kita kalau pungut pajak,” ujar Wabup Weng.

Sedangkan jenis kapal wisata yang sudah dipungut pajak-retribusi oleh Pemkab Mabar, lanjut Wabup Weng, kecuali kapal pinisi. Karena dasarnya ada, aturan/regulasinya ada, Perda Mabar tentang hal ini berpedoman pada aturan yang lebih tinggi.

“Pinisi kapal pesiar, fasilitas di dalamnya seperti fasilitas hotel bintang empat,” katanya.

Diwartakan media ini sebelumnya: Manggarai Barat Hanya Tong Sampah, Speedboat Lolos Dari Pajak? *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial
Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende
Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas
Selamatkan Korban dan Pengungsi Gempa Bumi Flores, Aksi Flores Mendesak Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Penanggulangan Bencana
Berita ini 703 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:37 WITA

Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:04 WITA

Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:34 WITA

Nusa Bunga

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:56 WITA