Puluhan Ribu Murid di Manggarai Barat Belum Dapat Jatah MBG - FloresPos Net

Puluhan Ribu Murid di Manggarai Barat Belum Dapat Jatah MBG

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 19:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab), Nusa Tenggara Timur (NTT) dukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski demikian, puluhan ribu murid SD dan SMP setempat belum dapat jata MBG itu.

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, menanggapi media ini di Labuan Bajo baru-baru ini, mengatakan terkait MBG di Manggarai Barat untuk sementara baru dilayani satu dapur buat sekitar 3000 anak.

Dalam waktu dekat akan ada tiga dapur lagi, beroperasi sekitar Agustus atau September mendatang. Diharapkan dapur MBG di Mabar bertambah lagi.

Ketika ditanya, apakah ini menggambarkan pelaksanaan MBG di Mabar belum merata? Wabup Weng membatah.

Kata dia, pelaksanaan MBG tidak gampang. Program ini harus ada persiapan-persiapan, tidak hanya modal uang. Banyak persyaratan lainnya, persyaratan teknis dan lain-lain. Harus ada dapurnya, tenaga gizinya dan sebagainya.

Baca Juga :  Puspas Keuskupan Ruteng Beri Catatan Atas Program Tahun Ekonomi Berkelanjutan

“Jadi begini, program ini (MBG) tidak gampang. Banyak persyaratan, dapurnya harus tehel dan sebagainya. Tidak seperti bikin katering. Jadi begitu mas,” katanya.

Lagi-lagi ketika ditanya apa ada kompensasi bagi siswa/i atau sekolah di Mabar yang belum dapat jatah sejak program MBG dicanangkan sekitar awal tahun 2025 lalu, Wabup Weng menegaskan tidak ada kompensasi.

“Tunggu dulu. Tidak ada kompensasi. Nanti akan dapat semua,” ujarnya.

Menyinggung pelaksanaan MBG sekolah-sekolah yang ada di pulau-pulau di Mabar, Wabup Weng menegaskan, itu akan ada kebijakan khusus, katanya tanpa menguraikan.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Mabar, Yohanes Hani, pada kesempatan sama ketika menyinggung jumlah siswa/i di daerah itu yang belum kebagian jatah MBG mengaku sebagian besar belum dapat.

Baca Juga :  Kuasa Hukum AWK Laporkan Ambo ke Polres Sikka Terkait Dugaan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik dan Fitnah

Diungkapkan, jumlah siswa/i Sekolah Dasar (SD) sekitar 31 ribu orang, murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) lebih kurang 16 ribu sampai 17 ribu orang. Yang sudah dapat jatah MBG 3000 orang.

“Tinggal kraeng (anda) kurangi saja,” kata Kadis Hani.

Masih Wabup Weng, Pemkab Mabar mendukung penuh MBG karena program nasional. Untuk saat ini baru ada 1 dapur.

Diharapkan akan beroperasi lagi tiga dapur dalam kota ini (Labuan Bajo), operasi sekitar Agustus atau September. Juga diharapkan akan tambah dapur-dapur MBG lainnya, katanya.

Diberitakan sebelumnya, di Mabar dapur MBG baru satu, yaitu di kota Labuan Bajo. Jumlah sekolah sasaran lebih kurang 6, yakni 5 SD dan 1 SMP, melayani sekitar 3000 anak. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA