ENDE, FLORESPOS.net–Gereja Katolik sejagat merayakan minggu tubuh dan darah Kristus pada Minggu (22/6/2025). Peringatan Minggu Tubuh dan Darah Kristus dijadikan sebagai hari yang tepat untuk komuni pertama bagi umat Katolik.
Pada perayaan Tubuh dan Darah Kristus tahun ini sebanyak 165 imat Katolik Paroki Santo Yosef Onekore, Keuskupan Agung Ende akan menyambut Tubuh dan Darah Kristus.
Umat yang akan menyambut tubuh dan darah Kristus untuk pertama kalinya ini telah mengikuti pembinaan dan merupakan anak-anak yang selama ini telah menjadi anggota SEKAMI.
“Anak-anak bersama para orang tua telah mmengikuti pembinaan selama satu bulan lebih. Anak-anak penerima komuni pertama berasal dari sekolah-sekolah yang ada di wilayah paroki Onekore dan anak dari luar paroki yang berdomisili di wilayah paroki Onekore. Persiapan telah mencapai 90 persen, tinggal pelaksanaan esok hari Minggu (22/6/2025),” kata Sekretaris Paroki Onekore, Yardi Ola, Sabtu (21/6/2025) di Sekretariat Paroki Onekore.
Yardi mengatakan, perayaan Ekaristi Kudus akan dipimpin pastor Paroki Onekore, Pater Pian Lado, SVD dengan 3 imam konselebran, Pater Mathias Banusu, SVD, Pater Erik Eureka, SVD, dan Pater Fidelis Klau, SVD.
Lebih lanjut Yardi Ola mengatakan, tema Komuni Pertama tahun 2025 yang bertepatan dengan perayaan Tubuh dan Darah Kristus adalah ”Perbuatlah Ini untuk Mengenangkan Daku”.
Jaga Ketertiban
Anak-anak yang akan menerima komuni pertama, Minggu (22/6/2025) selain mengikuti pembinaan di sekolah dan gereja juga mengadakan doa tri duum di rumah masing-masing. Tri duum atau doa selama 3 hari berturut-turut melibatkan umat KUB di semua lingkungan.
Dalam doa tri duum malam terakhir, Jumat (20/6/2025) di KUB Niorewa 4, Lingkungan 7 orangtua menumpangkan tangan dan menyerahkan Salib dan Kitab Suci kepada anak masing-masing.
Usai doa tri duum, Ketua KUB Niorewa 4, Herman Kami meminta orangtua bersama anak menjaga kesehatan dan tidak terlarut dalam acara syukuran (pesta) di rumah. Orangtua dan anak diminta lebih mempersiapkan iman dan bathin anak untuk menyambut tubuh dan darah Kristus.
“Saya minta anak-anak dan orangtua siapkan diri dengan baik untuk menyambut tubuh dan darah Kristus. Hindari makanan atau minuman yang dapat mengganggu kesehatan. Istirahat yang cukup. Kita semua diajak untuk menjaga situasi keamanan dan kenyamanan selama upacara syukuran di masing-masing keluarga. Jaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” kata Herman Kami. *
Penulis : Anton Harus
Editor : Wento Eliando










