Luncurkan Buku di Ultah ke-25, SMPK St.Antonius Boganatar Wariskan Sejarah Perjalanan Sekolah - FloresPos Net

Luncurkan Buku di Ultah ke-25, SMPK St.Antonius Boganatar Wariskan Sejarah Perjalanan Sekolah

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 19:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-SMPK St. Antonius Boganatar merupakan salah satu sekolah yang meluncurkan buku mewarnai pesta perak, 25 tahun sekolah ini hadir dan berkiprah di Boganatar, Desa Kringa, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka,NTT.

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi dalam sambutannya saat acara peluncuran dan bedah buku mengapresiasi langkah pihak sekolah dalam menerbitkan sebuah buku berkualitas.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan pihak sekolah dengan menghadirkan sebuah buku di hari ulang tahun ke-25 SMPK Boganatar,” sebut Simon, Selasa (20/5/2025).

Simon mengatakan, dengan kegiatan dan perayaan ulang tahun ke-25 sekolah ini dapat menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan  lingkungan belajar yang kondusif.

Simon mengharapkan sekolah ini dapat menghasilkan lulusan yang berprestasi, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara khususnya wilayah Tana Ai yang Kita cintai.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun. Semoga semakin maju, sukses dan menjadi kebanggaan bag kita semua,” ucapnya.

Penulis Buku Merefleksi Diri, Menatap Masa Depan, Nikolaus Salo,M.Ed dalam kata pengantar bukunya mengatakan, tanpa disadari, SMPK St. Antonius Boganatar sudah memasuki usia ke 25 tahun, mencapai usia perak.

Niko menyebutkan, perak memiliki makna sangat dalam. Perak merupakan simbol monumental atau tonggak sejarah, oleh karena makna historisnya.

Baca Juga :  Siapa Saja yang Dimutasi Menempati Jabatan di Dinas Perhubungan, Sosial, Perdagangan dan PUPR

Kata dia, peringatan ulang tahun ke25 disebut perak karena perak memiliki sifat yang melambangkan kekuatan dan kematangan, yaitu daya tahan dan kilaunya.

“Perak merupakan simbol keharmonisan, kekompakan, kekuatan, ketahanan, kesetiaan dan ketangguhan dalam menjalani kehidupan dan aktivitas selama 25 tahun,” ungkapnya.

Hal ini kata Niko, menjadi sebuah impian dan harapan baru bahwa setelah melewati usia 25 tahun, SMPK St. Antonius Boganatar akan terus berkilau dan bersinar seperti perak.

Ia berharap berkilau dan bersinar dalam bentuk prestasi yang gemilang dalam aspek akademis-intelektual (kognitif), karakter dan moral yang baik (moral-etik).

Selain itu, keseimbangan emosional (afektif), kerohanian yang tangguh (Spiritual) dan keterampilan (psikomotorik) yang bermuara pada Pendidikan Holistik.

“Untuk memperingati dan mensyukuri atas pencapaian SMPK St. Antonius Boganatar dalam menggapai usia yang ke 25, maka diterbitkannya buku ini sebagai kenangan terindah,” ucapnya.

Niko menyebutkan, menulis buku merupakan suatu upaya untuk mempertahankan budaya literasi dan tradisi intelektual.

Kata dia, buku ini akan menjadi warisan, legasi literasi dan intelektual, akan menjadi sumber referensi berharga dan bermakna bagi generasi mendatang.

Lanjutnya, buku ini menjadi catatan abadi yang akan dikenang oleh generasi mendatang, menjadi bagian dari legasi akademis-intelektual dan budaya literasi.

Baca Juga :  Pemkab Sikka Pernah Miliki Perda Minuman Beralkohol Namun Dicabut

Sehingga pesannya, kita perlu merawat tradisi intelektual dan budaya literasi ini dan sangat perlu kita menulis buku.

Sebab menurutnya, buku merupakan media terbaik untuk mewariskan sejarah perjalanan panjang SMPK St. Antonius Boganatar dan tulisan adalah jendela peradaban.

“Tradisi intelektual selalu positif. Tradisi intelektual selalu bersentuhan dengan kebiasaan membaca dan berdiskusi, merawat proses berpikir, komitmen membuat penelitian dan budaya menulis,” ungkapnya.

Tradisi itu kata Niko, sifatnya konstruktif dimana ia bisa membangun dan menghasilkan sesuatu yang baru,harus menulis karya-karya baru.

Ia menyebutkan, dengan menulis kita merawat jejak-jejak kasih dan menghidupkan kembali tradisi intelektual.

Dirinya mengutip apa yang dikatakan orang Swiss, “Ohne Dokumente, keine Geschicthe. Ohne Schrift, kein wertvolles Erbe” (Tanpa dokumen, tanpa sejarah. Tanpa tulisan, tidak ada warisan yang berharga).

Ia menyebutkan, Romo Stefanus Wolo Itu menyebutkan bila tidak menulis, semua kehebatan intelektual kita akan menjadi dongeng.

Dirinya berharap semoga buku ini semakin menguatkan kita untuk terus berpegang teguh pada visi sekolah.

“Terwujudnya atau terlahirnya generasi yang berkarakter Pancasila, cinta lingkungan, cerdas dan berdaya saing” dan pada prinsip Tegas dalam Merawat Kualitas, Humanis dalam Pelayanan,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Relawan Sahabat JSL Terus Bergerak Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana
Wujud Kepedulian Pascagempa, Putri Pariwisata Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dari Butik Levico ke Liselowobora-Ende
Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur
Digitalisasikan Sampah, Pemkab Manggarai Barat Bentuk Bank Sampah G-Lingko
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa, 100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa di Nagekeo
Ngada Masuk Masa Transisi Pemulihan, Pemda Gelar Uji Publik Hasil Pendataan dan Verifikasi Kondisi Rumah Terdampak Gempa Flores
Staf BKN Temui Isteri Almarhum Alfonsius Korban Penembakan KKB di Papua
Berita ini 232 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:22 WITA

Relawan Sahabat JSL Terus Bergerak Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana

Kamis, 17 September 2026 - 20:46 WITA

Wujud Kepedulian Pascagempa, Putri Pariwisata Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dari Butik Levico ke Liselowobora-Ende

Kamis, 17 September 2026 - 18:55 WITA

Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur

Kamis, 17 September 2026 - 16:52 WITA

Digitalisasikan Sampah, Pemkab Manggarai Barat Bentuk Bank Sampah G-Lingko

Kamis, 17 September 2026 - 11:01 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terbaru