Gerabak-gerubuk 100 Hari Kerja, Anggaran Belum Ditetapkan, Paket Sumur Bor di Solor Sudah Lebih Dahulu Dikerjakan - FloresPos Net

Gerabak-gerubuk 100 Hari Kerja, Anggaran Belum Ditetapkan, Paket Sumur Bor di Solor Sudah Lebih Dahulu Dikerjakan

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 22:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Kerja Komisi II dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di ruang komisi DPRD Flores Timur, Senin (5/5/2025) siang.

Suasana Rapat Kerja Komisi II dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di ruang komisi DPRD Flores Timur, Senin (5/5/2025) siang.

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pengadaan sumur bor di sejumlah tempat terutama Pulau Solor, dalam program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Flores Timur, terkesan gerabak-gerubuk alias tergesa-gesa. Hal itu terlihat jelas, meski anggaran belum ditetapkan, namun kondisi di lapangan sudah ada mobilisasi alat bahkan sudah pada tahap pengerjaan.

Masalah ini mencuat kepermukaan dan menjadi konsumsi publik pasca diungkap anggota DPRD Flores Timur daerah pemilihan Pulau Solor, Yakobus Mikhael Basa Lewar belum lama ini.

Yamin Lewar sapaannya, merasa aneh dan menyayangkan, aktivitas mobilisasi alat dan pengerjaan sumur bor di Otan Biri dan Otan, Kecamatan Solor Barat sudah dilaksanakan sebelum Pemda mengusulkan anggaran Mendahului Perubahan ABPD Tahun 2025 untuk dibahas bersama DPRD Flores Timur.

Tak cuma itu, Komisi II pun berang dan meminta penjelasan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang empunya paket pengadaan sumur bor dimaksud. Komisi II dibawah pimpinan Ketua Theodorus M. Wungubelen menggelar rapat kerja dan mencecar Kepala Dinas Sebast Sina Kleden pada Senin (5/5/2025).

Baca Juga :  Semana Santa Larantuka 2026, Ini Pesan Uskup Mgr Hans Monteiro

Anggota Komisi II, Gafar Ismail, Yosep Sani Betan, Polikarpus Blolon, dalam rapat kerja itu, mempersoalkan sekaligus mempertanyakan fakta yang terjadi di lapangan pada paket pengadaan sumur bor terutama di Otan.

“Lembaga ini tidak dihargai sama sekali, waktu itu kita belum ada persetujuan karena masih proses. Tapi di lapangan sudah mobilisasi alat dan sudah kerja. Kita kerja target 100 hari Bupati dan Wakil Bupati lalu semua proses dan mekanis kita abaikan,” kata Gafar Ismail.

Bahkan, Gafar Ismail secara tegas mempertanyakan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, siapa perintahkan kegiatan mobilisasi alat dan pengerjaan sumur bor di Otan meski belum ada alokasi anggaran atau ditetapkannya anggaran Mendahului Perubahan APBD Tahun 2025.

Baca Juga :  Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi--'Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura'

“Jangan karena target 100 hari kita kejar semua proses dan mekanisme diabaikan. Siapa yang perintahkan rekanan kerja, apa dari dinas atau perintah siapa,” tanya Gafar Ismail.

Yosep Sani Betan dan Polikarpus Blolo merasa prihatin dengan situasi dan kondisi itu. Nani Betan biasa disapa, mengingatkan agar semua paket program kegiatan dalam 100 hari Bupati dan Wakil Bupati mesti sesuai mekanisme dan peraturan sehingga hasilnya tepat sasar dan tepat guna serta dan tidak berdampak hukum.

Sebagaimana diketahui, rapat pembahasan dan penetapan usulan Mendahului Perubahan APBD Tahun 2025 berlangsung pada Senin dan Selasa (28-29/4/2025). Sementara mobilisasi dan pengerjaan sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP
Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf
Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan
Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja
Masih Banyak Pekerja di Sikka Mendapat Upah Tak Sesuai UMR
Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu
Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan
Berita ini 646 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:51 WITA

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:50 WITA

Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:02 WITA

Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:17 WITA

Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA