Pemkab Manggarai Barat Diminta Atasi Masalah Elisabet Leli, Disabilitas Asal Malawatar - FloresPos Net

Pemkab Manggarai Barat Diminta Atasi Masalah Elisabet Leli, Disabilitas Asal Malawatar

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) NTT diminta segera  atasi masalah kehidupan Elisabet Leli, disabilitas asal Malawatar, Kelurahan Tangge, Kecamatan Lembor.

Leli yang tidak bisa bicara sejak lahir itu  ditengarai sedikitnya sudah dua kali mengalami kriminalitas semasa hidupnya, bahkan sampai punya anak dan belum ada pria yang bertanggungjawab atas hal tersebut.

“Yang pasti dewan prihatin kasus yang menimpa ibu ini (Elisabet Leli). Pemkab Mabar harus hadir di sana, atasi permasalahan kehidupannya, termasuk mengurus anaknya. Ibu ini disabilitas,” ujar Wakil Ketua Dua DPRD Mabar, Sewargading S. J. Putera kepada Florespos.net, di Labuan Bajo, Jumat (25/4/2025).

Dilansir media ini sebelumnya: Elisabet Leli, Disabilitas Asal Malawatar “Tercampak,” di Labuan Bajo.

Menurutnya, di lingkup Pemkab Mabar ada OPD yang terkait dengan kaum disabilitas, termasuk soal anggaran. Oleh sebab itu Pemkab Mabar harus hadir dalam kehidupan Elisabet Leli, urus dia termasuk mengurus masa depan anak semata wayangnya.

Baca Juga :  Setelah Absen 5 Tahun, Komodo Travel Mart Kembali Digelar Juni Mendatang

Konon, menurut keluarganya, dalam media massa, anak itu juga lahir tanpa mengetahui siapa  ayah biologisnya. Pria yang melakukan itu belum tahu sampai sekarang.

“Dalam berita itu, keluarga juga sepertinya kewatir, jangan sampai peristiwa kedua seperti kejadian yang pertama. Mudah-mudahan tidak,” ujar wakil rakyat yang akrab disapa Sewar atau Gading itu.

Sehubungan dengan kasus kedua, dimana Elisabet Leli ditemukan di Kaper-Labuan Bajo dalam kondisi memprihatinkan, itu serahkan sepenuhnya kepada polisi, pihak lain juga diharapkan ikut membantu polisi.

Mudah-mudahan pelakunya segera ditangkap dan dihukum setimpal sesuai perbuatannya. Baik terkait kasus kedua maupun pelaku pada kejadian pertama, yang membuat ibu ini ada anak.  Jangan-jangan pelaku yang pertama dan kedua orang yang sama.

Baca Juga :  Banyak SPPT Bodong, Bapemda Mabar "Panen" Pengaduan

Sehubungan dengan ini semua supaya ada efek jera, hukum ditegakkan, memenuhi rasa keadilan, agar tidak lagi terjadi pada Elisabet Leli ke depan, maupun terhadap masyarakat manapun di Mabar atau dimanapun, lanjut Sewar.

Secara terpisah anggota DPRD Mabar yang lain, Silverius Sukur dan Martinus Warus, juga senada. Keduanya menyatakan prihatin mendalam atas peristiwa yang menimpah Elisabet Leli.

Keduanya mendorong pihak kepolisian segera menangkap pelaku, baik pada kasus kedua maupun kasus pertama. Pihak terkait lain yang peduli dengan nasib Elisabet Leli, juga diharapkan dapat bekerja sama dengan polisi.

“Jangan-jangan pelaku yang kedua ini, maupun yang pertama dulu adalah orang yang sama. Tangkap dan hukum dia seberat-beratnya,” ujar Silverius Sukur. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Pasca Gempa, Ratusan Warga Manggarai Barat Terserang Diare
Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 18:38 WITA

Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WITA

Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores

Berita Terbaru