Program Pemimpin Baru Kabupaten Sikka Harus Sudah Mulai Dieksekusi - FloresPos Net

Program Pemimpin Baru Kabupaten Sikka Harus Sudah Mulai Dieksekusi

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 18:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera (kanan) dan Mantan Sekda Sikka Siprianus da Costa/ (FOTO: EBED DE ROSARY)

Mantan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera (kanan) dan Mantan Sekda Sikka Siprianus da Costa/ (FOTO: EBED DE ROSARY)

MAUMERE, FLORESPOS.net-Tokoh masyarakat berharap agar segala program pemimpin baru Kabupaten Sikka periode 2025-2030 harus bisa segera diimplementasikan atau dieksekusi.

Masyarakat juga berharap kepada bupati dan wakil bupati yang baru agar ada perbaikan infrastruktur terutama jalan di dalam Kota Maumere serta pembebasan lahan untuk areal pekuburan umum yang baru.

“Walaupun belum memiliki RPJMD namun proyek-proyek penting yang menjadi tekad dan program dari pemimpin yang baru mestinya bisa diimplementasikan, tidak tercecer,” kata Mantan Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera, Kamis (6/3/2025).

Dalam Musrembang RKPD Kabupaten Sikka Tahun 2026 di aula Sikka Convention Center (SCC), Ansar mengapresiasi Pemda Sikka yang sudah mulai melaksanakan Musrembang dan RKPD Kabupaten Sikka tahun 2026.

Baca Juga :  Diduga Korupsi, Masyarakat dan BPD Runut Laporkan Mantan Kades dan Perangkatnya ke Polres Sikka

Ia menyebutkan, karena tahun 2025 praktis sudah tidak mungkin lagi masuk, tahun 2026 harus sudah mulai masuk walaupun belum memiliki RPJMD dan dasar penyusunan RKPD tahun 2026 ini juga berdasarkan RPJMD transisi.

“Dari gambaran yang disampaikan pemerintah ada beberapa poin yang sudah masuk dan harapan masyarakat program pemerintahan baru harus sudah mulai bisa dieksekusi,” pesannya.

Sementara itu, Mantan Sekda Sikka, Siprianus da Costa menyesalkan jalan raya di depan pintu masuk pelabuhan laut Laurens Say Maumere yang berlubang dan rusak.

Baca Juga :  Ketua NasDem Ngada Serahkan Hewan Kurban dari Anggota DPR RI Julie Laiskodat

Padahal menurutnya, pelabuhan ini merupakan salah satu pintu masuk ke Kabupaten Sikka agar tamu yang datang memiliki kesan yang baik tentang daerah ini.

“Kondisi jalan ini membuat tamu yang baru datang di Kota Maumere jadi berpikir kok begini kotanya, jalannya berlubang dan rusak,” ucapnya.

Siprianus mengatakan, lintasan jalan ini selalu dilewati kendaraan besar dengan tonase 30 ton hingga 40 ton seperti truk pengangkut container maupun truk besar (jalan darat).

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Sikka Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 850 Kilogram di Masjid Baiturrahman Nangahure Bukit
Empat Pesan Gubernur NTT Terkait Idul Adha 1447 Hijriah
Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Berita ini 272 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:43 WITA

Bupati Sikka Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 850 Kilogram di Masjid Baiturrahman Nangahure Bukit

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:57 WITA

Empat Pesan Gubernur NTT Terkait Idul Adha 1447 Hijriah

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Empat Pesan Gubernur NTT Terkait Idul Adha 1447 Hijriah

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:57 WITA

Opini

Mesin Tak Boleh ‘Memutuskan Hidup dan Mati’

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:56 WITA