Dongkrak PAD, Dinas Perdagangan Manggarai Barat Lakukan PKS dengan Pelaku Usaha - FloresPos Net

Dongkrak PAD, Dinas Perdagangan Manggarai Barat Lakukan PKS dengan Pelaku Usaha

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 09:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPP Mabar, Gabriel Bagung

Kepala DPP Mabar, Gabriel Bagung

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pelaku usaha, para pedagang pasar demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu Tahun 2025, khususnya DPP.

Demikian Kepala DPP Mabar, Gabriel Bagung kepada Florespos.net, baru-baru ini di Labuan Bajo.

PKS itu, kata Kadis Bagung, isinya tentang hak dan kewajiban para pelaku usaha, para pedagang pasar dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Sehubungan dengan upaya peningkatan, pendongkrak PAD ini juga, demikian Kadis Bagung, DPP fokus  tangani 12 pasar di seluruh Mabar, termasuk 2 pasar di ibu kota Mabar, Labuan Bajo, yaitu Pasar Baru dan Pasar Rakyat Batu Cermin yang juga disebut Pasar Wae Sambi.

Baca Juga :  Ketemu Askab PSSI Bupati Sikka Minta Kembalikan Kejayaan Persami

Menurutnya, target PAD Dinas Perdagangan dan Perindustrian Mabar Tahun 2025 sama seperti tahun 2024, yaitu Rp. 700 juta, dan realisasinya lampaui target. Target PAD DPP 2024 Rp. 700 juta, realisasi sampai 31 Desember Rp. 850.483.200 atau 120 %, lampaui target.

“Saya optimis realisasi PAD kita (DPP) dua ribu dua puluh lima ini juga sama seperti tahun kemarin (2024). Harapannya lampaui target juga,” kata Kadis Bagung.

Menyinggung banyak penjual aneka sayur yang jual di atas kendaraan roda 4/bak terbuka, mobilnya parkir di bahu jalan depan Pasar Wae Sambi tiap hari, Kadis Bagung, menegaskan bahwa itu adalah pedagang liar.

Baca Juga :  Goodbye Roma Welcome Sikka Bangkit

Petugas, termasuk DPP dan instansi terkait lain, setiap hari selalu menertibkan mereka. Juga arahkan mereka jual di dalam area pasar, namun tetap tidak mau. Terhadap para pedagang liar tersebut, DPP tidak pungut retribusi.

“Nanti kalau pungut dianggap sah, perbuatan mereka dianggap sah, legal, padahal ilegal,” tegas Kadis Bagung.

Masih terkait Pasar, DPP selama ini selalu mengarah, mengedukasi para penjual, pedagang di Pasar Wae Sambi untuk berjualan di Pasar Baru. Di sana lahan cukup tersedia, di lantai dua di gedung Pasar Baru juga ada yang kosong.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

BNPB Dorong Percepatan Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur
Psikolog Mabes Polri: Menyanyi Jadi Cara Efektif Hilangkan Stres Anak di Pengungsian
Kantor Kekarantinaan Kesehatan Kupang Kirim Mobil Ambulance dan Tim Layani Warga Terdampak Gempa di Weleng Manggarai Timur
Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama
Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Berita ini 228 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:57 WITA

BNPB Dorong Percepatan Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:52 WITA

Psikolog Mabes Polri: Menyanyi Jadi Cara Efektif Hilangkan Stres Anak di Pengungsian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:14 WITA

Kantor Kekarantinaan Kesehatan Kupang Kirim Mobil Ambulance dan Tim Layani Warga Terdampak Gempa di Weleng Manggarai Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Berita Terbaru

Nusa Bunga

BNPB Dorong Percepatan Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur

Rabu, 26 Agu 2026 - 12:57 WITA