Rasio Elektrifikasi di PLN UP3 Flores Bagian Timur Sebesar 99,39 Persen - FloresPos Net

Rasio Elektrifikasi di PLN UP3 Flores Bagian Timur Sebesar 99,39 Persen

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manager PLN UP3 Flores Bagian Timur, Rully Agus Widanarto

Manager PLN UP3 Flores Bagian Timur, Rully Agus Widanarto

MAUMERE, FLORESPOS.net– Rasio elektrifikasi PLN di wilayah Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Timur (UP3 FBT) yang meliputi Kabupaten Lembata, Flores Timur dan Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah mencapai 99,39 persen.

Rasio elektrifikasi merupakan persentase perbandingan jumlah rumah tangga yang sudah berlistrik dengan total rumah tangga di suatu wilayah dalam hal ini di wilayah PLN UP3 FBT.

“Rasio elektrifikasi di wilayah UP3 FBT sudah mencapai 99,39 persen sementara untuk provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 96,09 persen dan nasional 97,94 persen,” jelas Manager PLN UP3 Flores Bagian Timur, Rully Agus Widanarto, Kamis (20/2/2025).

Baca Juga :  Pemkab Sikka dan Komnas Perempuan Dialog Klarifikasi Perlindungan Perempuan dan Anak di Nangahale

Rully menyebutkan, kalau skala desa hanya satu desa di Kabupaten Lembata tepatnya di kecamatan Ile Ape yang belum berlistrik karena wilayahnya berada di lereng gunung.

Ia mengatakan, di Kabupaten Sikka hanya dusun-dusun berskala kecil saja yang belum dijangkau dan sedang dalam pengembangan sementara di wilayah kepulauan semuanya sudah berlistrik.

Ia mengharapkan, agar kehadiran listrik tersebut dapat berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa-desa.

“Pulau Kojadoi, Palue dan Parumaan kita memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).Kita bukan asal pasang tetapi dengan melakukan kajian terlebih dahulu agar berfungsi maksimal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Luncurkan Buku di Ultah ke-25, SMPK St.Antonius Boganatar Wariskan Sejarah Perjalanan Sekolah

Rully mengakui saat ini perusahaan Listrik milik negara ini sedang mengurangi penggunaan pembangkit Listrik tenaga diesel termasuk di wilayah PLN UP3 FBT.

Alasannya, pabrikan mesin diesel pun sudah berkurang karena sudah ada peralihan ke energi baru terbarukan dan spare part mesin diesel pun sulit diperoleh.

“Di beberapa tempat kita sudah mulai beralih melakukan eksplorasi listrik energi panas bumi.Di pulau Flores pun sudah ada beberapa tempat sudah beroperasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB),” terangnya.

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Berita ini 299 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Berita Terbaru