Efisiensi Anggaran Tidak Berdampak pada Program Swasembada Pangan di Ende - FloresPos Net

Efisiensi Anggaran Tidak Berdampak pada Program Swasembada Pangan di Ende

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Sekertaris Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Gadir Dean mengatakan efisiensi anggaran di Kementerian Pertanian (Kementan) tidak berdampak pada program swasembada pangan yang sudah dicanangkan di Ende.

Gadir mengatakan mendukung program swasembada pangan, Kabupaten Ende diberikan target untuk tanaman jagung seluas 1.704 hektar sedangkan padi seluas 6.642 hektar.

Dikatakannya, Dinas Pertanian sangat optimis melewati target yang diberikan karena luas lahan tanam untuk jagung dan padi di Kabupaten Ende diatas dari target yang diberikan.

“Target untuk lahan tanam padi 6.642, luas lahan tanam kita sekitar tujuh ribu lebih hektar. Sedangkan jagung, targetnya 1.704 hektar, luas lahan tanam kita tiga ribu lebih,” katanya kepada Florespos.net, Selasa (11/2/2025) siang.

Baca Juga :  Tanggapi Rencana  Koalisi Nasdem, Januardi: PSI Tak Mau Gegabah

Gadir mengatakan efisiensi anggaran di Kementerian Pertanian tidak berdampak karena target yang diberikan lebih kecil dari luas lahan tanam.

Dikatakannya, pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Pertanian bersinergi dengan TNI, Polri terus mendorong petani untuk memanfaatkan lahannya.

“Program ini kan kolaborasi dengan TNI, Polri. TNI dampingi pada tanaman padi dan Polri dampingi di jagung. Kehadiran TNI melalui Babinsa dan Polri melalui Bhabinkambtimas terus mendorong petani. Begitupun Dinas Pertanian melalui penyuluh di lapangan,” katanya.

Baca Juga :  Hadirkan Relawan Saat Pelantikan, Ignas Iryanto: AWK Politisi yang Tahu Berterimakasih

Selain padi dan jagung, Kabupaten Ende juga memiliki potensi pangan lain seperti ubi, pisang dan palawija yang bisa mendukung program swasembada pangan nasional dari daerah.

Diketahui saat ini pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran di  kementerian dan akan berdampak hingga ke daerah.

Seperti diberitakan di berbagai media Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengatakan Kementerian Pertanian sudah melakukan refocusing anggaran sejak tahun 2024 lalu sebesar Rp 1,7 triliun.

Pemangkasan tersebut dilakukan pada perjalanan dinas, rehab gedung dan kegiatan lainnya agar fokus pada program prioritas peningkatan produksi padi nasional.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja
Ombudsman NTT Kawal SNBT 2026 di Undana, Pastikan UTBK Berjalan Adil dan Optimal
Spendu Bajawa Raih Dua Piala Bergilir Voly Putri Jadi Piala Tetap,Veren: Dipersembahkan untuk Kepala Sekolah
Gugus I Bajawa Gelar Porseni dan Sains
Ombudsman Tegaskan Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik
Berikan Perlindungan bagi Masyarakat Adat, Pemda Ngada Sosialisasikan Pendaftaran Tanah Ulayat
Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Ketua TP Posyandu Sikka Sosialisasikan 6 SPM Bagi Kader di Magepanda
Bupati Sikka Dukung Sekolah Rakyat, Siapkan Lahan 5,29 Hektar di Waigete
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:54 WITA

Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja

Kamis, 30 April 2026 - 12:27 WITA

Ombudsman NTT Kawal SNBT 2026 di Undana, Pastikan UTBK Berjalan Adil dan Optimal

Kamis, 30 April 2026 - 11:40 WITA

Spendu Bajawa Raih Dua Piala Bergilir Voly Putri Jadi Piala Tetap,Veren: Dipersembahkan untuk Kepala Sekolah

Kamis, 30 April 2026 - 11:30 WITA

Gugus I Bajawa Gelar Porseni dan Sains

Kamis, 30 April 2026 - 11:16 WITA

Ombudsman Tegaskan Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik

Berita Terbaru

Camat Bajawa Stephanus FH Dore, melakukan tendangan perdana Futsal SDK Regina Pacis Bajawa Vs SDI Waturutu, di lapangan Futsal SDI Waturutu,Selasa (28/4/2026).

Nusa Bunga

Gugus I Bajawa Gelar Porseni dan Sains

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:30 WITA