Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja - FloresPos Net

Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 15:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melaksanakan kegiatan peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day).

Peringatan ini akan berlangsung selama 2 hari sejak Kamis (30/4/2026) hingga Jumat (1/5/2026) dengan melibatkan para buruh, pemberi kerja, pemerhati buruh serta aktivis buruh dengan berbagai kegiatan.

“Buruh menjadi isu global sebab negara menyadari peran buruh sangat kuat dalam membangun ekonomi suatu bangsa,” sebut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka, Verdinando Lepe, Kamis (30/4/2026).

Verdi sapaannya mengatakan, Disnakertrans Sikka bersama para pekerja, pemberi kerja, pemerhati pekerja dan aktivis buruh berkolaborasi melaksanakan kegiatan peringatan hari buruh di tingkat Kabupaten Sikka.

Ia mengakui banyak harapan dan ekspektasi baik dari pekerja, pemberi kerja maupun pemerintah terkait sistem pengupahan khususnya Upah Minimum Provinsi (UMP) NTT sebesar Rp2,4 juta.

Dia mengatakan, upah ini belum tentu semua pemberi kerja bisa memenuhinya sebab dari hasil inspeksi dan monitoring aktifitas industri sudah ada yang memenuhi dan ada yang belum memenuhi dan mengaku secara perlahan-lahan juga akan dipenuhi.

Baca Juga :  PMKRI Maumere Desak Polres Sikka Usut Kasus Kematian Ibu Melahirkan di RS TC Hillers

“Juga terkait dengan perlindungan sosial ketenagakerjaan tentang bagaimana pekerja memiliki BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja.Juga terkait dengan lembur yang mestinya hak pekerja terpenuhi dan hak terhadap cuti dan saki,” ujarnya.

Verdi mengharapkan momentum may day tahun 2026 ini ada dialog sosial yang terbangun secara bagus antara pekerja, pemberi kerja, pemerintah dan pengawas ketenagakerjaan.

Dirinya berharap tahun ini momentum untuk mengingatkan kembali para phak untuk terus menghormati hak-hak buruh dan ada kesepakatan-kesepakatan yang dibuat agar hubungan industrial berjalan dengan baik.

Sementara itu Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Disnaker Sikka Welibrorda Dua Bura menjelaskan,peringatan Hari Buruh Internasional Tingkat Kabupaten Sikka mengusung tagline Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama.

Dua Bura sebutkan, dengan dilakukan kegiatan ini, maka pemerintah mengharapkan semoga bisa tercapainya hubungan industrial yang harmonis antara pemberi kerja, pekerja dan juga pemerintah.

“Saat momen ini mempertemukan tiga belah pihak ini (tripartite) ada di lapangan nanti dengan kegiatan kita mulai hari ini dan sampai besok di tanggal 1 Mei puncaknya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Siswi SMPN 1 Alok Timur Raih 10 Medali Emas Shotokai Tingkat Nasional dan Daerah

Kegiatan pembuka dimulai Kamis (30/4/2026) diawali dengan sambutan-sambutan yakni sambutan panitia,perwakilan buruh, pimpinan DPRD Sikka, Bupati Sikka serta pemukulan gong oleh Bupati Sikka tanda dibukanya kegiatan.

Acara dilanjutkan dengan Musikalisasi Puisi berjudul Darah Juang, Demo Melukis “Tangan-Tangan Kasar yang Membangun Negeri”, bincang-bincang bersama pelaku LPK Musubu dan Christo Re.

Selain itu ada apresiasi untuk buruh dan penyerahan best practice hubungan industrial kepada 10 perusahaan serta panggung hiburan rakyat dan pameran oleh pelaku UMKM.

Hari puncak Jumat (1/5/2026) diawali dengan jalan sehat peduli sampah,mimbar bebas atau orasi dama hari buruh, pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah serta sosialisasi tentang kesehatan.

Acara berikutnya diisi dengan panggung hiburan rakyat, kuis dan perlombaan, pengumuman dan penyerahan hadiah, talk show ketenagakerjaan, puisi, deklarasi komitmen dan sambutan penutup oleh Wakil Bupati Sikka. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ini Harapan Kepala Suku Tiwe ke Pemerintah Setelah Hibahkan Tanah 7 Hektar
Lia, Ibu Muda dari PKBM Pelihara: Gendong Anak Saat Terima Ijazah Paket C, Bukti Tidak Ada Kata Terlambat Belajar
Menengok Lokasi Peternakan Sapi di Flores Timur–Buka Jalan Baru, HMT, Belum Ada Sapi dan Keluh Pekerja
Suku Tiwe di Nangapanda-Ende Hibahkan Tanah 7 Hektar untuk Sekolah Rakyat
Masyarakat Ngada Dihimbau Ikuti Aturan Lalu Lintas
Petugas Rutan Bajawa Ikrar Komitmen Zero Halinar
Terima Masa Aksi, Bupati Ende Terlibat Debat Panas dengan Mahasiswa
Bupati Endi: Kembalikan Manggarai Barat Sebagai Lumbung Pangan NTT
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:48 WITA

Ini Harapan Kepala Suku Tiwe ke Pemerintah Setelah Hibahkan Tanah 7 Hektar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:25 WITA

Lia, Ibu Muda dari PKBM Pelihara: Gendong Anak Saat Terima Ijazah Paket C, Bukti Tidak Ada Kata Terlambat Belajar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:43 WITA

Menengok Lokasi Peternakan Sapi di Flores Timur–Buka Jalan Baru, HMT, Belum Ada Sapi dan Keluh Pekerja

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:37 WITA

Suku Tiwe di Nangapanda-Ende Hibahkan Tanah 7 Hektar untuk Sekolah Rakyat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:20 WITA

Petugas Rutan Bajawa Ikrar Komitmen Zero Halinar

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Kisah Vinsen dari Puncak Keliwatuwea

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:26 WITA