Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Ketua TP Posyandu Sikka Sosialisasikan 6 SPM Bagi Kader di Magepanda - FloresPos Net

Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Ketua TP Posyandu Sikka Sosialisasikan 6 SPM Bagi Kader di Magepanda

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 20:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Memperingati Hari Posyandu Nasional 2026 yang jatuh pada 29 April, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Sikka, Fista Sambuari Kago, melakukan sosialisasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu kepada para kader di Kecamatan Magepanda.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan peran Posyandu dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, sejalan dengan kebijakan terbaru pemerintah melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

Dalam kunjungannya, Fista didampingi oleh Camat Magepanda, Kepala Puskesmas Magepanda, Ketua TP PKK Kecamatan Magepanda, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Sikka.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para kader yang berasal dari Desa Leguwoda, Done, Reroroja dan Desa Wodamude yang berada di wilayah Kecamatan Magepanda.

Selain memberikan sosialisasi, isteri Bupati Sikka ini juga menyerahkan bantuan sembako kepada para kader Posyandu sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat di tingkat desa.

Baca Juga :  Konsep Alam Orang Manggarai Perlu Diluruskan dengan Ajaran Alkitab

“Posyandu saat ini telah mengalami transformasi signifikan. Tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan ibu dan balita tapi berperan sebagai pusat layanan terpadu yang menjangkau seluruh siklus hidup masyarakat melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP),” ungkapnya.

Fista menambahkan, Posyandu hadir untuk melayani semua kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi, anak usia dibawah lima tahun (balita), remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.

Menurutnya, hal ini adalah wujud dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, merata, dan berkelanjutan untuk masyarakat.

Ia menjelaskan, enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi fokus Posyandu meliputi pelayanan kesehatan ibu hamil, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif, lanjut usia, serta penanganan masalah kesehatan berbasis masyarakat.

“Implementasi SPM ini diharapkan mampu memperkuat upaya promotif dan preventif, termasuk dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sikka,” ujarnya.

Baca Juga :  PKK Sikka Inisiasi Deklarasi Stop Kekerasan Terhadap Anak di Satuan Pendidikan

Fista juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia mengatakan, kader Posyandu adalah ujung tombak sehingga tanpa dedikasi dan kerja tulus mereka, program-program pemerintah tidak akan berjalan optimal sehingga kita semua patut memberikan penghargaan atas kerja keras ini.

Momentum peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 ini, lanjutnya, harus menjadi refleksi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Sikka.

Ia berharap ke depan Posyandu semakin aktif, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menjadi pusat edukasi kesehatan dan literasi keluarga.

“Kita ingin Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga ruang pembelajaran bagi masyarakat untuk hidup sehat, cerdas, dan sejahtera,” tutupnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026
Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 15:35 WITA

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:59 WITA

Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

Senin, 13 Jul 2026 - 15:35 WITA

Nusa Bunga

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 13 Jul 2026 - 11:47 WITA