BTNK Minta Wisatawan Takedown Konten Ekstrem yang Dibuat di Danau Kelimutu - FloresPos Net

BTNK Minta Wisatawan Takedown Konten Ekstrem yang Dibuat di Danau Kelimutu

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BTNK Minta Wisatawan Takedown Konten Ekstrem yang Dibuat di Danau Kelimutu

BTNK Minta Wisatawan Takedown Konten Ekstrem yang Dibuat di Danau Kelimutu

ENDE, FLORESPOS.net-Aksi pengunjung atau wisatawan yang membuat konten ekstrem di destinasi wisata Taman Nasional Kelimutu (TNK) Kabupaten Ende, Provinsi NTT ditanggapi oleh pihak pengelola.

Balai Taman Nasional Kelimutu (BTNK) sebagai pengelola kawasan wisata itu sedang melacak pemilik  konten dan memintanya menghapus atau takedown konten itu dari media sosialnya.

Menurut BTNK konten itu masuk dalam kategori ekstrem dan bisa ditiru oleh wisatawan lain.

Baca Juga :  Reses Fian Moa Mesi di Perumnas Ende, Ini Aspirasi, Harapan dari Warga dan Pemuda

Kepala BTNK, Budi Mulyanto kepada Florespos.net, Rabu (15/1/2025) mengatakan pihaknya telah melihat konten ekstrem itu. Ada pengunjung atau wisatawan melewati pagar pembatas di pinggir kawah pertama dan kedua lalu mengambil vedeo dan menjadikan itu sebagai konten di media sosial.

Aksi ini sangat ekstrem dan sangat membahayakan nyawa karena jika terpeleset dan jatuh ke danau maka tidak bisa diselamatkan.

Baca Juga :  Gunung Api Iya di Ende Naik ke Level II Waspada

Setelah konten ekstrem itu viral BTNK mendapatkan banyak masukkan. Saat ini BTNK melakukan  kerja sama dengan instansi terkait dan meminta bantuan kepada operator travel agar mengingatkan kepada calon wisawtan untuk mematuhi aturan atau rambu-rambu di kawasan TNK.

Terkait dengan konten ekstrem itu, kata Budi, BTNK sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melacak dan mencari pemiliknya agar konten itu bisa  di-takedown.

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah
SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Berita ini 444 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:21 WITA

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Berita Terbaru