Kontraktor Kembali Pertanyakan Alasan Pemkab Ende Belum Cairkan Uang Proyek di Dinas PK, Rustam: Kami Ikut Tender - FloresPos Net

Kontraktor Kembali Pertanyakan Alasan Pemkab Ende Belum Cairkan Uang Proyek di Dinas PK, Rustam: Kami Ikut Tender

- Jurnalis

Kamis, 26 Desember 2024 - 15:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur CV Riski Anggraini, Rustam Efendi

Direktur CV Riski Anggraini, Rustam Efendi

ENDE, FLORESPOS.net-Kontraktor atau pihak ketiga yang berkontrak dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Ende kembali pertanyakan alasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende yang hingga saat ini belum melakukan pencairan uang paket pekerjaan di dinas itu.

Diwakili enam rekanan yaitu Direktur CV. Riski Anggraini, Rustam Efendi, CV. Sakinah, Abdul Manaf, CV. Dua Putra, Muhamad Tuan Basri CV. Rachman Perkasa,Aulia Rachman, CV. Kasi Ibu, Riky Mansur dan CV. Wahyu Terus Jaya, Lorentius menyebutkan mereka berkontrak resmi dengan Dinas PK Ende dan mengikuti proses tender.

Namun hingga saat ini pemerintah belum melakukan pencairan uang paket pekerjaan di Dinas PK meski para rekanan ini sudah menyelesaikan pekerjaannya.

Rustam Efendi, Direktur CV Riski Anggraini mengatakan para rekanan yang berkontrak resmi dengan Dinas PK mempertanyakan apa alasan pemerintah Kabupaten Ende belum melakukan pencairan. Pada hal sebagian paket pekerjaan di Dinas PK Ende dilepas melalui proses tender.

“Apa alasan PJ Bupati Ende dan Plt BPKAD belum melakukan pencairan atau pembayaran paket pekerjaan pembangunan sekolah di Dinas PK Ende yang dikerjakan oleh rekanan melalui pelelangan secara terbuka di laman LPS Ende. Kami ikut tender dan prosesnya,” kata Rustam belum lama ini.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD NTT Sikapi Kelangkaan BBM Bersama Pertamina

Rustam menyebutkan, CV. Riski Anggraini adalah salah satu mitra pemerintah yang mengikuti proses tender dan mengerjakan paket proyek di Dinas PK Ende. Pihaknya sudah menyelesaikan pekerjaan dan mengajukan pencairan melalui Dinas PK Ende namun hingga saat ini belum dicairkan.

“Kita rasa aneh dengan sistem pengelolaan anggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ende saat ini. Para rekanan sudah menyelesaikan kewajibannya dalam kontrak namun haknya tidak dibayar”.

“Kami mendapatkan pekerjaan itu melalui proses dari laman sirup dan LPSE resmi yang ditayangkan  Unit Pengelolaan Barang dan Jasa tapi kenapa belum dicairkan. Apa alasannya,” tanya Rustam.

Rustam mengatakan, jika paket pekerjaan atau proyek tersebut dinilai bermasalah dan belum layak ditayangkan ke publik saat itu tetapi  mengapa pemerintah melalui UPBJ melakukan proses tender dan menyatakan beberapa rekanan jadi pemenang untuk mengerjakan paket pekerjaan  itu.

Baca Juga :  Utusan Kementerian ESDM-EBTKE Audiens dengan Keuskupan Agung Ende Bahas Geothermal

Ia berharap Pemkab Ende lebih bijak melihat persoalan ini sehingga tidak merugikan pihak ketiga atau rekanan serta ratusan tenaga kerja.

Lanjut Rustam, waktu pembayaran yang ditentukan dalam tahun anggaran 2024 akan berakhir pada tanggal 30 Desember namun hingga saat ini tidak ada kejelasan. Jika hingga batas waktu tersebut tidak dilakukan pembayaran maka para rekanan akan menempuh jalur hukum.

“Apa bila pemerintah dalam hal ini PJ Bupati dan Badan Keuangan dan Aset Daerah tidak melakukan pembayaran maka kami menempuh jalur hukum baik perdata maupun pidana,” katanya.

Dikutip dari suaranusabunga.com, PJ Bupati Ende, Dr. Agustinus Ngasu mengatakan paket pekerjaan di Dinas PK Ende yang melalui proses tender tidak dipermasalahkan. Paket pekerjaan itu akan diproses sesuai dengan mekanismenya.

“Untuk yang prosesnya tender tidak ada masalah. Pasti dia ikut aturan,” tegas PJ Bupati.

Plt Kepala BPKAD Kabupaten Ende, Fransisco Suares mengatakan saat ini sedang diproses dan semoga berjalan lancar.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 225 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA