Deker Ambruk Diterjang Banjir, Jalan di Manggarai Timur Putus Total - FloresPos Net

Deker Ambruk Diterjang Banjir, Jalan di Manggarai Timur Putus Total

- Jurnalis

Selasa, 17 Desember 2024 - 19:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deker Wae Koe di perbatasan antara Kelurahan Watu Nggene dan Desa Gunung, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timu, Nusa Tenggara Timur (NTT) ambruk

Deker Wae Koe di perbatasan antara Kelurahan Watu Nggene dan Desa Gunung, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timu, Nusa Tenggara Timur (NTT) ambruk

BORONG, FLORESPOS.net-Deker Wae Koe di perbatasan antara Kelurahan Watu Nggene dan Desa Gunung, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timu, Nusa Tenggara Timur (NTT) ambruk diterjang banjir.

Akibatnya, ruas jalan Wae Lengga-Gunung Baru-Elar Selatan di Kecamatan Kota Komba putus total, tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Flavianus Jen, salah seorang warga Kecamatan Kota Komba mengatakan hujan deras terjadi pada Senin kemarin mengakibatkan banjir dan longsor di jalur jalan perbatasan antara Kelurahan Watu Nggene dan Desa Gunung.

Baca Juga :  Pendaftaran Ulang Siswa di NTT Masih Marak Pungutan

“Deker Wae Koe putus total mengakibat kendaraan tidak bisa melintas sama sekali,” kata Flavianus Jen kepada Florespos.net, di Borong, Selasa (17/12/2024).

Dia berharap, pemerintah daerah secepatnya melakukan penanganan agar pengendara bisa melintas di jalur jalan tersebut.

“Kalau tidak ditangani pengendara harus melintasi di jalur lain dengan waktu yang sangat lama. Bahkan untuk ke daerah Elar Selatan harus ke Kabupaten Ngada. Kami minta segera ditangani,” kata Flavianus Jen.

Baca Juga :  Pelaku UMKM Raup Ratusan Juta Rupiah di Festival Lembah Kopi Colol

Secara terpisah Kepala BPBD Manggarai Timur, Petrus Subin yang dihubungkan Florespos.net, Selasa mengatakan pihaknya sudah turun ke lokasi melakukan peninjauan dan assesment.

“Kondisi deker jebol. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk bisa membuka jalan sementara kendaraan bisa melintas,” katanya.

Menurut dia, deker tersebut pernah jebol tahun 2021. Pada tahun 2022, deker tersebut dibangun dan kembali jebol karena struktur tanah dan banjir yang sangat besar. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Berita Terbaru